Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%
PT Krom Bank Indonesia Tbk memutuskan menahan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar untuk memperkuat modal dan mendukung ekspansi bisnis digital ke depan. Foto ist.
08:03
21 Mei 2026

Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%

PT Krom Bank Indonesia Tbk memutuskan menahan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar untuk memperkuat modal dan mendukung ekspansi bisnis digital ke depan.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar bersamaan dengan Public Expose 2026 di Jakarta, Selasa (20/5/2026).

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui 100% laba bersih tahun 2025 dialokasikan sebagai saldo laba ditahan (retained earnings). Langkah ini diambil untuk memperkuat struktur permodalan di tengah persaingan industri perbankan digital yang semakin ketat.

Presiden Direktur Anton Hermawan mengatakan keputusan tersebut menjadi strategi penting untuk menjaga fundamental keuangan tetap sehat sekaligus memperbesar kapasitas pendanaan internal Perseroan.

“Dengan struktur permodalan yang semakin solid, kami optimistis Krom Bank dapat terus menjalankan agenda ekspansi bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Anton.

Sepanjang 2025, Krom Bank mencatat pertumbuhan agresif di berbagai lini bisnis. Pendapatan bunga bersih naik 92% secara tahunan menjadi Rp1,85 triliun dibandingkan Rp965 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca, total aset melonjak 84% secara tahunan menjadi Rp12,21 triliun. Penyaluran kredit tumbuh lebih tinggi, yakni 103% YoY menjadi Rp8,63 triliun dari sebelumnya Rp4,25 triliun.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat signifikan 166% menjadi Rp8,39 triliun, ditopang pertumbuhan tabungan dan deposito digital. Perseroan juga membukukan laba bersih Rp143 miliar atau tumbuh 15% dibanding tahun sebelumnya.

Kinerja positif tersebut berlanjut hingga kuartal I-2026. Dalam Public Expose 2026, manajemen mengungkap total aset Perseroan telah mencapai Rp14,77 triliun atau tumbuh 78% YoY.

DPK tercatat mencapai Rp10,86 triliun atau naik 138%, sedangkan penyaluran kredit meningkat 98% menjadi Rp9,88 triliun. Di sisi profitabilitas, laba sebelum pajak melonjak 99% menjadi Rp89,95 miliar.

Perseroan juga menjaga rasio kecukupan modal (CAR) di level tinggi, yakni 39,78%, yang dinilai memberi ruang cukup kuat untuk ekspansi bisnis ke depan.

Menurut Anton, industri perbankan saat ini menghadapi tantangan besar mulai dari volatilitas pasar keuangan global, tekanan suku bunga, hingga perubahan perilaku nasabah di era digital. Namun di sisi lain, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia membuka peluang besar bagi bank digital untuk tumbuh lebih cepat.

Untuk tahun 2026, Krom Bank menyiapkan sejumlah fokus strategi, mulai dari penguatan ekosistem digital dan pengalaman pengguna, peningkatan kualitas aset dan manajemen risiko, hingga pengembangan produk berbasis kebutuhan nasabah serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra usaha.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #krom #bank #tahan #seluruh #laba #rp143 #miliar #untuk #ekspansi #kredit #melonjak

KOMENTAR