Purbaya Fokus Jaga Bond Market agar Tekanan Rupiah Tak Makin Dalam
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media di Kejagung, Jakarta pada Rabu (13/5/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
16:32
13 Mei 2026

Purbaya Fokus Jaga Bond Market agar Tekanan Rupiah Tak Makin Dalam

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap strategi pemerintah membantu Bank sentral menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan pasar global, yakni dengan menahan gejolak di pasar obligasi negara agar investor asing tidak semakin banyak keluar dari Indonesia.

Purbaya menegaskan pemerintah tidak melakukan intervensi langsung di pasar valuta asing. Sebaliknya, langkah yang ditempuh difokuskan pada stabilisasi pasar Surat Berharga Negara (SBN) untuk menjaga kepercayaan investor.

“Kita enggak masuk ke pasar dollar langsung, tapi kita menjaga stabilitas bond market,” ujar Purbaya kepada awak media di Kejagung, Jakarta pada Rabu (13/5/2026).

Baca juga: Purbaya Mulai Upaya Penyelamatan Rupiah Hari Ini

Menurut Purbaya, kestabilan pasar obligasi menjadi penting karena investor asing sangat sensitif terhadap potensi kerugian investasi atau capital loss ketika harga obligasi turun dan imbal hasil (yield) melonjak.

Jika kondisi itu terjadi, arus modal asing berisiko keluar lebih besar dan tekanan terhadap rupiah semakin dalam.

“Kalau bond tidak stabil orang itu menjual karena takut capital loss,” kata Purbaya.

Karena itu, pemerintah kini berupaya menjaga harga obligasi agar tetap stabil sehingga investor tetap tertarik bertahan di pasar domestik.

Purbaya bahkan mengklaim mulai ada sinyal masuknya kembali investor asing ke pasar obligasi Indonesia setelah pemerintah melakukan langkah stabilisasi.

“Asing juga masuk sih. Ini kayaknya bond-nya sudah mulai stabil lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan apabila pasar obligasi kembali menguat, investor tidak hanya memperoleh kupon surat utang, tetapi juga peluang keuntungan dari kenaikan harga obligasi atau capital gain.

“Kalau bond menguat ada potensi capital gain. Biasanya mereka suka,” kata Purbaya.

Baca juga: Rupiah Tembus 17.500, Purbaya Siap Intervensi Pasar Obligasi

Meski demikian, bendahara negara itu belum mau membeberkan secara rinci bentuk intervensi yang dilakukan pemerintah di pasar obligasi.

Saat ditanya apakah langkah yang ditempuh berupa buyback SBN, Purbaya hanya mengatakan pemerintah sudah memberikan instruksi kepada jajaran terkait untuk menjaga stabilitas pasar.

“Nanti saya sudah perintahkan mereka untuk ini. Tapi melakukan tindakan, nanti saya lihat hasilnya seperti apa,” ujarnya.

Ia memastikan langkah stabilisasi tersebut tidak bersifat sementara dan kemungkinan akan terus dilakukan dalam beberapa bulan ke depan mengikuti perkembangan pasar keuangan global.

Purbaya juga menegaskan pemerintah terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.

“Kita akan jaga stabilitas bond market, membantu bank sentral,” ucapnya.

Tag:  #purbaya #fokus #jaga #bond #market #agar #tekanan #rupiah #makin #dalam

KOMENTAR