Harga Emas Dunia Turun Tipis, Ketegangan AS-Iran Bayangi Pasar
Ilustrasi emas. Harga emas dunia turun ke level terendah hampir 4 pekan, seiring kembali memanasnya konflik di Timur Tengah.(FREEPIK/wirestock)
09:56
2 Mei 2026

Harga Emas Dunia Turun Tipis, Ketegangan AS-Iran Bayangi Pasar

- Harga emas dunia ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Jumat (2/5/2026), sekaligus mencatat penurunan mingguan kedua berturut-turut.

Pergerakan ini terjadi di tengah ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih belum menemukan kejelasan.

Mengutip Bloomberg, Sabtu (2/5/2026), harga emas di pasar spot tercatat turun 0,1 persen ke level 4.614,21 dollar AS per ons. Sepanjang pekan, logam mulia cenderung bergerak fluktuatif sebelum akhirnya kembali terkoreksi.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian 2 Mei 2026 Naik, Cek Rinciannya

Tekanan terhadap emas datang dari meningkatnya risiko inflasi akibat konflik geopolitik, yang membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga global semakin memudar. Kondisi ini menjadi sentimen negatif bagi emas karena tidak memberikan imbal hasil.

Presiden AS, Donald Trump menyatakan ketidakpuasannya terhadap jalannya negosiasi dengan Iran.

Namun, ia belum mengisyaratkan langkah militer baru dalam konflik yang telah berlangsung sekitar sembilan minggu dan mengganggu aliran energi global.

Di sisi lain, Iran disebut telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat melalui Pakistan, yang sebelumnya memediasi pembicaraan langsung.

Meski begitu, belum ada kepastian apakah pernyataan Trump berkaitan dengan proposal tersebut.

Baca juga: Hilirisasi Tembaga-Emas Gresik, RI Bangun Rantai Industri Terintegrasi Hulu-Hilir

Sejak konflik memanas pada akhir Februari 2026, harga emas telah turun sekitar 14 persen.

Penutupan Selat Hormuz dan lonjakan harga energi menjadi faktor utama yang mengurangi peluang penurunan suku bunga, sekaligus menekan daya tarik emas.

Dari sisi mata uang, penguatan dollar AS juga turut membebani harga emas. Dollar yang lebih kuat membuat logam mulia menjadi lebih mahal bagi investor global.

Ilustrasi emas, emas batangan. Penyebab harga emas naik-turun. Harga emas.FREEPIK/RAWPIXEL.COM Ilustrasi emas, emas batangan. Penyebab harga emas naik-turun. Harga emas.

Meski demikian, prospek jangka menengah emas masih dinilai positif. Data dari World Gold Council menunjukkan bank sentral meningkatkan cadangan emas pada kuartal pertama dengan laju tercepat dalam lebih dari satu tahun.

Kepala riset logam di JPMorgan Chase & Co., Greg Shearer, menyebut arah jangka pendek emas masih belum kuat, meskipun tren bullish jangka menengah tetap menjadi konsensus.

Baca juga: Harga Minyak Turun Usai Iran Ajukan Proposal Damai ke AS

Ia menambahkan, permintaan ritel dari China membantu menopang harga dalam beberapa bulan terakhir, sementara tren akumulasi oleh bank sentral masih berlanjut.

Jika ketegangan di Timur Tengah mereda dan ekspektasi suku bunga serta dollar AS menurun, maka peluang kenaikan emas akan kembali terbuka.

Di pasar logam lainnya, harga perak naik 2,2 persen menjadi 75,36 dollar AS per ons, melanjutkan kenaikan hari sebelumnya. Platinum menguat tipis, sedangkan palladium mengalami pelemahan.

Sementara itu, indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,1 persen setelah sebelumnya sempat melemah.

Tag:  #harga #emas #dunia #turun #tipis #ketegangan #iran #bayangi #pasar

KOMENTAR