KNKT Simulasikan Sinyal Usai Kecelakaan KRL–Argo Bromo di Bekasi Timur
Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi bersama Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin meninjau langsung jalur rel di Stasiun Bekasi Timur pascakecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jakarta-Cikarang, Rabu (29/4/2026).(KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA)
15:52
30 April 2026

KNKT Simulasikan Sinyal Usai Kecelakaan KRL–Argo Bromo di Bekasi Timur

Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan simulasi terhadap sistem persinyalan kereta api sebagai bagian dari investigasi pascainsiden kecelakaan kereta rel listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Kementerian Perhubungan (Kmendukung penuh proses investigasi dan simulasi yang dilakukan KNKT.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan simulasi persinyalan KNKT dilakukan untuk memahami kemungkinan penyebab teknis, khususnya terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian.

Baca juga: Menhub Minta Publik Sabar Tunggu Hasil Investigasi Taksi Green SM 

Menhub Dudy Purwagandhi. Dok. Kemenhub Menhub Dudy Purwagandhi.

“Hasil simulasi menjadi bahan penting dalam mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan serta potensi kelemahan system,” tutur Menhub Dudy dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Dia mengatakan, KNKT sendiri telah menekankan bahwa proses investigasi dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan berbasis data lapangan.

Untuk itu, juga Kemenhub berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil investigasi guna meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian.

“Kami tekankan kembali bahwa aspek keselamatan sebagai prioritas utama,” lanjut Menhub Dudy.

Baca juga: Menhub: Operasional Penuh Layanan KRL Tunggu Keputusan KNKT

Sebelumnya, Menhub Dudy telah menyampaikan perkembangan penanganan serta layanan kereta api pascainsiden kecelakaan yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Hingga kemarin, tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka.

Sementara itu, 43 penumpang telah diperbolehkan pulang.

Sebagai informasi, hari ini layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) kembali beroperasi.

Baca juga: Insiden Kereta di Bekasi Timur, Menhub Pastikan Evakuasi Berjalan Cepat

Layanan disiapkan untuk kembali normal secara bertahap mulai 30 April 2026 dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesiapan operasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, setelah dilakukan uji coba pada Rabu (29/4/2026), perjalanan kereta api masih mengalami sejumlah kelambatan sebagai bagian dari proses penyesuaian pola operasi.

“Pengaturan dilakukan secara hati-hati agar perjalanan dapat kembali berjalan aman dan terkendali,” ujar Anne.

Diketahui insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Cikarang-Jakarta tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

Baca juga: Menhub Dukung Investigasi KNKT soal Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Sebagai dampaknya, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terlibat insiden dengan KA PLB 5568 yang sedang berhenti.

Tag:  #knkt #simulasikan #sinyal #usai #kecelakaan #krlargo #bromo #bekasi #timur

KOMENTAR