Prabowo–Putin Sepakati Kerja Sama Strategis: Energi, Industri hingga Antariksa
Presiden RI Prabowo Subianto saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026). (Dok. Setpres)
14:36
14 April 2026

Prabowo–Putin Sepakati Kerja Sama Strategis: Energi, Industri hingga Antariksa

- Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, tak hanya membahas geopolitik, tetapi juga menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret kerja sama strategis di berbagai sektor.

Selama hampir lima jam pertemuan, kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi jangka panjang, mulai dari energi, industri, hingga pendidikan dan teknologi.

Fokus pada energi dan hilirisasi

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut, kerja sama di sektor energi menjadi salah satu hasil utama pertemuan tersebut, terutama untuk mendukung ketahanan energi nasional.

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ujar Teddy dalam keterangan Sekretariat Presiden, Selasa (14/4/2026).

Kerja sama ini mencakup pengembangan minyak dan gas bumi, serta penguatan hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Baca juga: Prabowo Minta MBG Fokus untuk Anak Kurang Gizi, Bukan Keluarga Mampu

Ekspansi ke sektor industri dan investasi

Selain energi, Indonesia dan Rusia juga sepakat memperluas kerja sama di sektor industri dan investasi.

Fokusnya diarahkan pada pembangunan industri di dalam negeri guna memperkuat basis manufaktur nasional.

“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,” tuturnya.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong transfer teknologi sekaligus meningkatkan kapasitas produksi nasional.

Kolaborasi pendidikan, riset, dan pertanian

Kerja sama juga mencakup bidang pendidikan dan riset teknologi, yang dinilai penting untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia.

Di sektor pertanian, kedua negara membuka peluang kolaborasi untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan.

Dari militer hingga antariksa

Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan menawarkan kerja sama yang lebih luas, termasuk di sektor militer dan antariksa.

“Sering sudah kita bahas bagaimana peluang untuk mengembangkan kerja sama di bidang tersebut. Antara lain kita bicara mengenai kerja sama di bidang energi, di bidang antariksa, juga di bidang pertanian, di bidang penghasilan industri, serta di bidang farmasi,” ujar Putin.

Ia menambahkan, Rusia juga memberi perhatian besar pada penguatan kerja sama militer, termasuk dalam bidang pendidikan.

“Kami memberikan makna besar untuk mengembangkan kerja sama di bidang militer, antara lain di bidang pendidikan,” sambung dia.

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin sempat bertemu empat mata di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026). Dok. Setpres Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin sempat bertemu empat mata di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026).

Akses ke kerja sama global

Putin juga menyoroti peluang kerja sama yang lebih luas seiring keikutsertaan Indonesia dalam BRICS.

Menurut dia, hal ini membuka akses baru bagi Indonesia untuk terlibat dalam kerja sama ekonomi yang lebih besar, termasuk dengan Uni Ekonomi Eurasia.

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS. Hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita, kita bisa bicara mengenai kerja sama Uni Economic Euroasian,” kata Putin.

Respons atas dinamika geopolitik

Di sisi lain, Prabowo mengungkapkan bahwa kunjungannya juga bertujuan untuk berkonsultasi mengenai perkembangan geopolitik global yang dinilai semakin dinamis.

“Saya juga datang untuk konsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat,” ujar Prabowo.

Ia menilai Rusia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas global di tengah ketidakpastian yang meningkat.

“Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini,” jelasnya.

Dengan berbagai kesepakatan tersebut, pemerintah berharap kerja sama Indonesia-Rusia dapat semakin diperluas, khususnya dalam bidang ekonomi dan energi yang menjadi prioritas utama kedua negara.

Baca juga: Cerita Purbaya soal Alasan Prabowo Instruksikan Tahan Harga Subsidi BBM

Tag:  #prabowoputin #sepakati #kerja #sama #strategis #energi #industri #hingga #antariksa

KOMENTAR