IHSG Menguat Saat Asing Jual Rp 1,74 Triliun, Sinyal Waspada Investor
Ilustrasi aturan free float saham. (SHUTTERSTOCK/THAPANA STUDIO)
07:22
10 April 2026

IHSG Menguat Saat Asing Jual Rp 1,74 Triliun, Sinyal Waspada Investor

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan ketahanan di tengah tekanan aksi jual investor asing. Meski dibuka di zona merah, IHSG berbalik arah dan ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (9/4/2026).

Di balik penguatan tersebut, investor asing justru mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,74 triliun di seluruh pasar. Tekanan terbesar terjadi di pasar reguler dengan net sell Rp 1,77 triliun, sementara di pasar tunai dan negosiasi net buy sebesar Rp 27,81 miliar.

Aksi jual asing terutama menekan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net sell terbesar hingga Rp 611 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) sebesar Rp 352,1 miliar, serta PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) sebesar Rp 207 miliar.

Sebaliknya, sejumlah saham justru menjadi incaran investor asing. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) membukukan net buy senilai Rp 132,1 miliar, diikuti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebesar Rp 82,9 miliar, serta PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sebesar Rp 37,2 miliar.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham Turun Masih Mendominasi

Untuk diketahui, IHSG menunjukkan volatilitas tinggi sebelum akhirnya ditutup menguat pada perdagangan Kamis. Setelah sempat tertekan cukup dalam di awal sesi, IHSG berhasil bangkit dan menutup hari di zona hijau.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik 28,38 poin atau 0,39 persen ke level 7.307,59. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang yang cukup lebar dengan level terendah di 7.191,58 dan tertinggi di 7.308,57.

IHSG dibuka di posisi 7.238,46 dan langsung mengalami tekanan hingga menyentuh titik terendah pada sesi awal. Namun, seiring berjalannya waktu, indeks mulai menunjukkan pemulihan bertahap sebelum akhirnya berbalik menguat hingga penutupan.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 29,04 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,00 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 2,24 juta kali.

Meski IHSG ditutup menguat, jumlah saham yang melemah masih mendominasi, yakni sebanyak 374 saham, dibandingkan 278 saham yang menguat dan 164 saham yang stagnan. Adapun, kapitalisasi BEI menyentuh Rp 12.956 triliun,

Baca juga: Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak, IHSG Langsung Melemah di Sesi Pertama Perdagangan

Tag:  #ihsg #menguat #saat #asing #jual #triliun #sinyal #waspada #investor

KOMENTAR