Bank Mandiri (BMRI) Bakal Gelar RUPS, Bahas: Buyback Saham Hingga Rombak Pengurus
Kantor Bank Mandiri di Jakarta. Jadwal Operasional Bank Mandiri, BRI, BCA, BNI, BSI Libur Lebaran 2026 (DOK. Humas Bank Mandiri)
17:20
9 April 2026

Bank Mandiri (BMRI) Bakal Gelar RUPS, Bahas: Buyback Saham Hingga Rombak Pengurus

- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 April 2026 mendatang.

Berdasarkan dokumen resmi BMRI yang diterima pada Kamis (9/4/2026), ada sederet agenda strategis yang bakal dibahas dalam RUPS tahunan kali ini, beberapa diantaranya rencana pembelian kembali saham (buyback), penggunaan laba bersih tahun buku 2025, hingga potensi perubahan susunan pengurus perseroan.

Agenda pertama dalam RUPS adalah persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025. Selain itu, perseroan juga akan meminta persetujuan atas laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris, serta laporan keuangan program pendanaan usaha mikro dan usaha kecil (PUMK).

Selanjutnya, agenda kedua yang tak kalah penting adalah penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini akan menentukan besaran dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham, yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama saham Bank Mandiri bagi investor.

“Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 22 juncto Pasal 27 Anggaran Dasar Perseroan serta (ii) Pasal 70 dan Pasal 71 UUPT, penggunaan laba bersih perseroan diputuskan dalam RUPS,” tulis dokumen resmi Bank Mandiri.

Baca juga: Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit Infrastruktur 30,8 Persen

Pada agenda ketiga, perseroan akan menetapkan gaji, honorarium, serta fasilitas bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026, termasuk remunerasi berbasis kinerja tahun sebelumnya.

RUPS juga akan membahas penunjukan akuntan publik dan/atau kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, yang menjadi bagian dari tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Lalu, pembahasan pengkinian rencana aksi pemulihan (recovery plan). Recovery plan memuat antara lain perubahan trigger level serta pemenuhan kecukupan dan kelayakan simpanan dan instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal yang dimiliki oleh bank, wajib memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPS.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum berkelanjutan (PUB), termasuk obligasi berwawasan lingkungan (green bond) dan obligasi keberlanjutan yang diterbitkan pada tahun 2025.

Agenda berikutnya yang menjadi perhatian pasar adalah persetujuan rencana pembelian kembali saham (buyback), serta pengalihan saham hasil buyback sebagai saham treasuri (treasury stock).

Tak hanya itu, RUPS juga akan membahas pendelegasian kewenangan terkait persetujuan Rencana Kerja Jangka Panjang (RJPP) 2026–2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027, yang mencerminkan arah ekspansi dan strategi bisnis Bank Mandiri ke depan.

Perubahan anggaran dasar perseroan juga masuk dalam agenda rapat, termasuk penyesuaian struktur kepemilikan saham Seri A Dwiwarna seiring dengan pengalihan kepemilikan kepada Danantara.

Di sisi lain, agenda perubahan susunan pengurus perseroan juga menjadi perhatian investor. Pergantian Direksi maupun Komisaris berpotensi menjadi katalis bagi pergerakan saham, terutama jika diiringi dengan strategi baru yang lebih agresif.

Manajemen juga menegaskan bahwa RUPS akan dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penyelenggaraan rapat secara elektronik, sehingga tetap memberikan kemudahan akses bagi pemegang saham.

Tag:  #bank #mandiri #bmri #bakal #gelar #rups #bahas #buyback #saham #hingga #rombak #pengurus

KOMENTAR