Presiden Prabowo Tegas, BBM Subsidi Diutamakan untuk Rakyat Kecil
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada seluruh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, para kepala lembaga serta pejabat pimpinan tinggi madya di lingkup pemerintah pusat, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026). (DOK. Humas Kementerian PANRB)
10:40
9 April 2026

Presiden Prabowo Tegas, BBM Subsidi Diutamakan untuk Rakyat Kecil

- Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyampaikan bahwa bahan bakar minyak (BBM) subsidi harus tepat sasaran.

"Untuk BBM yang bersubsidi kami akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita," tegas Prabowo dikutip dari Kompas.com, Rabu (8/4/2026).

Bagi yang mampu, diharapkan menggunakan BBM nonsubsidi dan mengikuti harga pasar minyak dunia.

Kondisi geopolitik dunia mengakibatkan pemerintah mesti cermat mengatur pasokan minyak.

Prabowo mengambil kebijakan selama 12 bulan ke depan, konsumsi BBM haus dikendalikan agar digunakan secara efisien.

Baca juga: Redam Dampak Lonjakan Harga Minyak Dunia, Singapura Bagikan Bantuan Tunai dan Voucher BBM

"Sebagian langkah-langkah sudah kita umumkan, untuk kita kendalikan konsumsi daripada bahan bakar untuk jangka pendek ini. Jangka pendek yang saya anggap jangka pendek, yang saya anggap kritis adalah satu tahun ke depan ini," ucap Prabowo.

Setelah 12 bulan masa kritis, dirinya yakni Indonesia lebih kuat menghadapi dinamika global. Negara dipastikan kuat menghadapi halangan kedepannya.

"Sesudah 12 bulan, kita akan menjadi sangat kuat. Nanti langkah-langkahnya kita jelaskan, tapi intinya sekarang kita siap, kita kuat menghadapi satu tahun ini," kata Prabowo.

Baca juga: Cerita Purbaya soal Alasan Prabowo Instruksikan Tahan Harga Subsidi BBM

Harga minyak dunia 

Pada Kamis (9/4/2026) harga minyak dunia kembali menguat.

Merunut Bloomberg, Brent naik ke kisaran 97 dollar AS (sekitar Rp 1.654.281) per barrel setelah sebelumnya anjlok hingga 13 persen pada perdagangan Rabu. 

Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) juga diperdagangkan mendekati level 97 dollar AS per barrel.

Baca juga: Dilema Harga BBM di Tengah Gejolak Global

Kenaikan harga minyak disebabkan Selat Hormuz kembali ditutup, sehingga kapal tanker tak bisa lewat.

Menurut kantor berita Iran, Fars, serangan Israel ke Lebanon, Rabu (8/4/2026) malam menjadi penyebab ditutupnya kembali Selat Hormuz meski Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vence membantah hal ini dan celah perairan sempit tersebut bakal tetap dibuka.

Baca juga: Dilema Subsidi BBM: Visi Jusuf Kalla Vs Perisai Purbaya

"Situasi ini belum selesai. Kita perlu melihat Selat Hormuz benar-benar terbuka tanpa hambatan sebelum harga minyak WTI bisa turun ke kisaran 80 dollar AS per barel. Dan saya tidak melihat itu terjadi dalam dua minggu ke depan," jelas Senior Vice President Trading BOK Financial Securities Inc., Dennis Kissler mengenai gonjang-ganjing di Timur Tengah.

Situasi perang Iran diprediksi jauh dari kata selesai atau lebih tepatnya penuh ketidakpastian dimana harga rata-rata minyak dunia tak akan jauh dari 90 dollar AS per barrel.

Baca juga: Airlangga: Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku hingga Mei

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Ingatkan Orang Kaya Tak Pakai BBM Subsidi, Harus Bayar Harga Pasar" dan "Harga Minyak Dunia Naik ke 97 Dollar AS, Selat Hormuz Masih Terganggu"

Tag:  #presiden #prabowo #tegas #subsidi #diutamakan #untuk #rakyat #kecil

KOMENTAR