Harga Minyak Dunia Ambruk Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata
Ilustrasi harga minyak dunia. (FREEPIK/ARTPHOTO_STUDIO)
09:04
8 April 2026

Harga Minyak Dunia Ambruk Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata

- Harga minyak dunia merosot tajam pada Selasa (7/4/2026) malam waktu setempat setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan penghentian sementara serangan militer terhadap Iran selama dua pekan.

Keputusan tersebut menandai gencatan senjata sementara dalam konflik antara AS dan Iran yang sebelumnya memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Trump menyampaikan bahwa ia setuju menghentikan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Pengumuman itu disampaikan melalui media sosial sekitar satu setengah jam sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan pada pukul 20.00 waktu AS.

Baca juga: Harga Emas dan Perak Menguat Setelah Trump Setujui Gencatan Senjata dengan Iran

Ia menyebut gencatan senjata ini bersifat dua arah dan dilakukan karena target militer dinilai telah tercapai. Selain itu, negosiasi menuju kesepakatan damai jangka panjang di Timur Tengah disebut sudah berada pada tahap lanjut.

Harga minyak jatuh lebih dari 16 persen

Merespons kabar tersebut, harga minyak langsung tertekan. Kontrak berjangka minyak Brent crude oil turun lebih dari 16 persen hingga sempat menyentuh 90,78 dollar AS per barel.

Sementara itu, harga minyak acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), juga merosot sekitar 16 persen dan diperdagangkan sedikit di atas 94 dollar AS per barel.

Penurunan tajam ini mencerminkan meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Trump Singgung Proposal 10 Poin Iran Saat Umumkan Gencatan Senjata, Apa Isinya?

Pasar saham melonjak

Berbanding terbalik dengan minyak, pasar saham global justru menguat. Kontrak berjangka indeks S&P 500 dan Nasdaq-100 naik sekitar 2 persen.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak lebih dari 900 poin, mencerminkan optimisme investor terhadap meredanya tensi geopolitik.

Ilustrasi kapal kontainer. Pakistan usul rencana dua tahap untuk membuka Selat Hormuz.Freepik/Slon.Pics Ilustrasi kapal kontainer. Pakistan usul rencana dua tahap untuk membuka Selat Hormuz.

Selat Hormuz tetap jadi perhatian

Meski gencatan senjata berlangsung, risiko di kawasan belum sepenuhnya hilang. Salah satu titik krusial adalah Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Trump menyatakan bahwa penghentian serangan juga bergantung pada kesediaan Iran untuk membuka selat tersebut secara penuh, aman, dan segera.

Ia juga mengungkapkan bahwa AS telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai dapat menjadi dasar negosiasi untuk penyelesaian konflik jangka panjang.

Baca juga: Israel Setuju Ikut Gencatan Senjata 2 Minggu Perang Iran yang Diumumkan Trump

Sempat memanas sebelum mereda

Sebelum pengumuman gencatan senjata, situasi sempat memanas. Pada Selasa pagi, Trump bahkan memperingatkan potensi kehancuran besar jika konflik terus berlanjut.

Di sisi lain, laporan menyebutkan bahwa Iran sebelumnya menolak negosiasi gencatan senjata sementara dan hanya bersedia menghentikan perang secara total dengan syarat tertentu, termasuk kompensasi kerusakan.

Sepanjang konflik, serangan AS dan Israel dilaporkan menyasar fasilitas militer dan energi Iran, namun menghindari infrastruktur sipil penting seperti pembangkit listrik dan jembatan.

Trump juga sempat mengeluarkan peringatan keras bahwa jika kesepakatan tidak tercapai, Iran berisiko mengalami kerusakan infrastruktur besar-besaran.

Tag:  #harga #minyak #dunia #ambruk #usai #trump #umumkan #gencatan #senjata

KOMENTAR