Harga Emas Terus Tertekan Penguatan Dollar AS
Harga emas terus tertekan di tengah kenaikan harga energi akibat konflik geopolitik.
Pengamat komoditas dan mata uang sekaligus Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, faktor yang menekan harga emas adalah penguatan dollar AS yang disebabkan oleh kenaikan harga minyak dunia.
"Menyebabkan kenaikan inflasi dan suku bunga," kata dia kepada Kompas.com, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, perkembangan terakhir ini telah menyebabkan prospek suku bunga acuan bank sentral AS The Fed yang sebelumnya diperkirakan akan memangkas suku bunga 2 hingga 3 kali tahun ini, berubah menjadi potensi kenaikan sekali.
Baca juga: Harga Emas Dunia Rebound ke 4.500 Dollar AS, Dipicu Aksi Borong
Lukman menjelaskan, komoditas emas adalah aset tanpa imbal hasil, dengan tingginya tingkat suku bunga akan menyebabkan "opportunity cost" kepemilikan meningkat.
"Harga emas diperkirakan masih susah naik, walau tekanan mungkin sudah mereda," imbuh dia.
Menurut Lukman, beberapa bulan ke depan data-data inflasi akan memicu kebijakan bank sentral untuk menaikkan suku bunga.
"Walau demikian, emas diperkirakan bisa mulai kembali naik akhir tahun dan melanjutkan tren kenaikan jangka panjang," ungkap dia.
Sebagai informasi, harga emas diketahui mengalami tekanan di tengah kombinasi faktor makroekonomi, termasuk kebijakan suku bunga dan penguatan dollar AS.
Dikutip dari Mining.com, Senin (30/3/2026), dalam beberapa waktu terakhir, emas bahkan sempat turun sekitar 15 persen dalam satu bulan, mencerminkan meningkatnya volatilitas pasar.
Tekanan tersebut terjadi ketika pasar mempertimbangkan arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) di tengah inflasi yang masih relatif tinggi.
Kondisi ini membuat daya tarik emas sebagai aset non-yielding menjadi berkurang.
Penurunan harga emas juga tercermin pada pasar dalam negeri. Harga emas hari ini, Senin (30/3/2026) siang, di Pegadaian untuk produk Galeri 24 dan UBS terpantau mengalami penurunan dibandingkan perdagangan pagi.
Berdasarkan pembaruan data terbaru di laman Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram berada di level Rp 2.806.000 per gram, turun Rp 12.000 dari sebelumnya Rp 2.818.000 per gram.
Sementara itu, harga emas UBS ukuran 1 gram juga turun Rp 13.000 menjadi Rp 2.819.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.832.000 per gram.
Harga emas Antam di Logam Mulia untuk kepingan 1 gram turun dari Rp 2.837.000 (pagi) menjadi Rp 2.807.000 (siang), atau terkoreksi sebesar Rp 30.000 per gram.