Lokapasar Mitra LKPP Dorong Pengadaan Digital BLUD yang Efisien dan Akuntabel
Webinar Digitalisasi Pengadaan BLUD melalui Lokapasar Mitra LKPP RI. (Istimewa).
04:45
27 Februari 2026

Lokapasar Mitra LKPP Dorong Pengadaan Digital BLUD yang Efisien dan Akuntabel

Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan negara dan daerah terus diperkuat dalam rangka meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas belanja barang dan jasa. Salah satunya lewat digitalisasi pengadaan tersebut adalah pemanfaatan Lokapasar Mitra LKPP RI yang terintegrasi dalam ekosistem INAPROC dan difasilitasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)—termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas, serta satuan pendidikan—memiliki fleksibilitas pengelolaan keuangan yang menuntut proses pengadaan yang cepat, mudah, dan tetap akuntabel. Namun dalam implementasinya masih terdapat tantangan dalam optimalisasi pemanfaatan lokapasar dalam proses belanja BLUD.

Sebagai bagian dari upaya percepatan adopsi pengadaan digital tersebut, digelar Webinar “Sosialisasi Percepatan Belanja BLUD melalui Lokapasar Mitra LKPP RI” yanh diikuti oleh hampir 1.000 peserta yang berasal dari berbagai unit kerja BLUD di seluruh Indonesia.

Direktur BLUD dan Barang Milik Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Drs. H. Yudia Ramli, M.Si., menegaskan bahwa BLUD membutuhkan mekanisme pengadaan yang adaptif, namun tetap menjunjung prinsip tata kelola yang baik.

“BLUD memiliki karakteristik pengelolaan yang fleksibel, sehingga membutuhkan proses pengadaan yang cepat namun tetap tertib administrasi. Pemanfaatan Lokapasar Mitra LKPP RI menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan belanja BLUD dilakukan secara transparan, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada RSUD, Puskesmas, sekolah, serta unit BLUD lainnya mengenai mekanisme pengadaan melalui Lokapasar Mitra LKPP RI. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong implementasi digitalisasi pengadaan barang dan jasa BLUD yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung percepatan realisasi anggaran BLUD, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan.

Ketua Tim Pengembangan Sistem Katalog Elektronik V6 LKPP RI, Mieke Eka Putri, S.Kom., M.TI., menyampaikan bahwa pemanfaatan Lokapasar Mitra LKPP RI merupakan bagian dari modernisasi sistem pengadaan pemerintah yang semakin terintegrasi.

“Melalui Lokapasar Mitra LKPP RI yang terhubung dengan INAPROC, BLUD dapat melakukan pengadaan secara lebih lincah dan terdokumentasi. Hal ini mendukung transparansi proses belanja sekaligus mempermudah pengawasan dan pertanggungjawaban,” jelasnya.

Sementara itu, CEO & Co-Founder Mbizmarket, Ryn Mulyanto Riyadi Hermawan, dalam keterangannya menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung penguatan pengadaan digital BLUD melalui lokapasar.

“Kami berkomitmen mendukung BLUD dalam memanfaatkan Mbizmarket, yangmerupakan Lokapasar Mitra LKPP RI secara optimal sebagai bagian dari upaya bersama mempercepat realisasi belanja dan meningkatkan kualitas layanan publik,” ujarnya.

 

Editor: Mohamad Nur Asikin

Tag:  #lokapasar #mitra #lkpp #dorong #pengadaan #digital #blud #yang #efisien #akuntabel

KOMENTAR