Bapanas Ungkap Penyebab Harga Cabai Tembus Rp 80.000 per Kg
Pedagang cabai di Pasar Kota Malang Jawa Timur pada Februari 2026. (KOMPAS.com/ PUTU AYU PRATAMA SUGIYO)
13:12
16 Februari 2026

Bapanas Ungkap Penyebab Harga Cabai Tembus Rp 80.000 per Kg

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut kenaikan harga cabai rawit merah tidak dipicu kekurangan produksi. Gangguan terjadi pada proses panen dan distribusi.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan I Gusti Ketut Astawa mengatakan produksi nasional masih mencukupi. Intensitas hujan tinggi menghambat pemetikan di sentra produksi.

“Produksi sebenarnya sangat cukup, tetapi masalahnya di petik. Saat hujan tinggi, tenaga kerja tidak berani memetik karena cabai akan cepat busuk,” kata Ketut usai inspeksi mendadak di Pasar Minggu, Jakarta, Senin (16/2/2026).

Baca juga: Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Naik hingga 75 Persen di Pasar Legi Blitar

Keterbatasan tenaga kerja juga dipengaruhi periode libur nasional. Pasokan ke pasar induk terkoreksi meski stok di tingkat produksi tersedia.

Kondisi tersebut membuat distribusi tidak berjalan optimal. Harga di tingkat konsumen ikut terdorong naik.

Bapanas menegaskan kenaikan harga tidak terkait penimbunan atau permainan harga.

“Sesuai arahan Kepala Bapanas, tidak boleh ada penimbunan dan tidak boleh ada kenaikan harga yang tidak wajar," tegas Ketut.

Pengawasan dilakukan bersama Satuan Tugas Pangan Polri untuk memastikan distribusi sesuai ketentuan.

Baca juga: BPS Catat Deflasi 0,15 Persen Per Januari 2026, Cabai-Bawang Merah Biang Keroknya

Perbaikan cuaca dan normalisasi aktivitas panen diharapkan meningkatkan pasokan dalam dua pekan ke depan. Harga diperkirakan turun bertahap.

Hasil pemantauan di Pasar Induk Kramat Jati menunjukkan harga cabai rawit merah berada di kisaran Rp 80.000 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan sepekan sebelumnya yang sempat mencapai Rp 90.000 hingga Rp 100.000 per kilogram.

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional pada Senin mencatat rata rata harga cabai rawit merah sebesar Rp 79.950 per kilogram di pasar tradisional seluruh provinsi.

Ketut menyatakan pemantauan produksi dan distribusi terus dilakukan. Langkah ini dilakukan menjelang hari besar keagamaan nasional Imlek dan Ramadhan.

"Kami akan terus cek dan upayakan untuk melakukan beberapa hal untuk menjadi solusinya," tuturnya.

Tag:  #bapanas #ungkap #penyebab #harga #cabai #tembus #80000

KOMENTAR