Mentan Amran Mau Buat Regulasi Lindungi Petani Agar Tak Rugi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat ditemui awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
19:12
10 Februari 2026

Mentan Amran Mau Buat Regulasi Lindungi Petani Agar Tak Rugi

- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut, pihaknya akan menyusun regulasi untuk melindungi petani dari kerugian.

Amran mengatakan, petani kerap dihadapkan pada naik turunnya harga jual komoditas produksi pertanian sehingga membuat mereka merugi. Salah satunya petani cabai.

“Jadi, petani cabai itu, kita mau coba gimana mengatur regulasinya, sehingga petani cabai jangan rugi,” kata Amran saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Amran mencontohkan, saat ini misalnya rata-rata nasional harga cabai rawit di pasaran begitu tinggi hingga menyentuh Rp 80.000 per kilogram.

Baca juga: Mentan Amran Larang Rumah Pemotongan Hewan Naikkan Harga Daging

Namun, di Nusa Tenggara Barat (NTB) harga cabai dan tomat hanya berkisar Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per kilogram.

“Kita mau coba gimana mengatur regulasinya, sehingga petani cabai jangan rugi. Sekali-sekali untung, jadi fluktuasinya tinggi banget. Nah, ini kita mau mengatur ke depan,” ujar Amran.

Melalui regulasi itu, Amran ingin petani mendapatkan ruang di depan hukum untuk bisa mendapatkan keuntungan.

Jika mendapatkan keuntungan, petani akan terus menjalankan roda produksi.

“Ini kerjaan ini enggak gampang. Petani ini beri ruang untuk untung, pasti berproduksi,” ujar Amran.

Sebagai informasi, cabai rawit merah saat ini menjadi komoditas yang terpantau mengalami kenaikan signifikan.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, rata-rata nasional harga cabai rawit mencapai Rp 71.200 per kilogram.

Sementara, harga cabai rawit merah di Pasar Cisalak, Depok, Jawa Barat, pada Senin (9/2/2026) mencapai Rp 80.000 per kilogram untuk kualitas sedang dan Rp 85.000 per kilogram untuk kualitas bagus.

Salah satu pedagang di Pasar Cisalak, Sri Pangasih menyebut kenaikan harga cabai dipicu cuaca buruk.

Hal itu membuat harga bumbu dapur itu meroket dua kali lipat dibanding dua pekan sebelumnya.

“Rawit merah lagi yang bagus 85, kalau yang sedang 80. Sebelumnya ya paling 40,” ujar Sri, Senin.

Tag:  #mentan #amran #buat #regulasi #lindungi #petani #agar #rugi

KOMENTAR