Harga Pangan Nasional Melandai, Cabai Rawit Merah Mahal Jelang Ramadan
Harga cabai jelang Ramadan. [Antara]
11:54
8 Februari 2026

Harga Pangan Nasional Melandai, Cabai Rawit Merah Mahal Jelang Ramadan

Baca 10 detik
  • Data Bapanas per 7-8 Februari 2026 menunjukkan stabilitas harga pangan strategis nasional dengan penurunan signifikan pada beras dan bawang.
  • Komoditas utama seperti beras premium, medium, bawang merah, dan bawang putih mengalami koreksi harga, sementara cabai rawit merah naik.
  • Harga telur ayam ras dan daging ayam ras turun, kontras dengan kenaikan tipis pada daging sapi murni di pasar domestik.

Stabilitas harga pangan nasional pada awal Februari 2026 menunjukkan sinyal positif bagi konsumen.

Berdasarkan data terbaru dari Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 7-8 Februari 2026, sebagian besar komoditas bahan pokok strategis mencatatkan penurunan harga secara merata di berbagai wilayah Indonesia.

Tren pelemahan harga ini mencakup kebutuhan dasar seperti beras, bawang-bawangan, hingga aneka tepung, yang memberikan indikasi bahwa pasokan di pasar domestik saat ini dalam kondisi yang relatif terkendali.

Beras Premium dan Medium Alami Koreksi Harga

Komoditas beras yang menjadi perhatian utama masyarakat terpantau bergerak turun.

Beras jenis premium kini berada di level Rp15.509 per kilogram, menyusut sekitar 0,89 persen. Penurunan serupa terjadi pada beras medium yang dibanderol Rp13.304 per kilogram (turun 0,58 persen).

Untuk varian lainnya, beras medium non-SPHP terkoreksi menjadi Rp13.838 per kilogram. Sementara itu, beras SPHP produksi Bulog stabil dengan penurunan tipis ke level Rp12.436 per kilogram.

Kontras dengan tren tersebut, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan sebesar 1,59 persen ke angka Rp15.936 per kilogram.

Bawang dan Produk Hortikultura Turun Signifikan

Salah satu penurunan terdalam pada periode ini terjadi pada kelompok bumbu dapur. Harga bawang merah merosot hingga 2,76 persen menjadi Rp39.612 per kilogram.

Langkah serupa diikuti oleh bawang putih bonggol yang harganya melandai signifikan sebesar 2,49 persen ke posisi Rp37.796 per kilogram.

Di sektor cabai, pergerakan harga terpantau bervariasi:

Cabai Merah: Jenis merah besar dan merah keriting kompak turun masing-masing di level Rp37.795 dan Rp40.390 per kilogram.

Cabai Rawit Merah: Masih menjadi anomali dengan kenaikan harga sebesar Rp938, sehingga kini menyentuh angka Rp68.483 per kilogram.

Ayam dan Telur Melandai, Daging Sapi Naik Tipis

Kabar baik datang dari sektor peternakan di mana harga telur ayam ras turun cukup berarti ke level Rp30.130 per kilogram. Daging ayam ras juga menyusul dengan harga baru di kisaran Rp39.302 per kilogram.

Hal ini mencerminkan ketersediaan stok yang mencukupi untuk kebutuhan harian masyarakat.

Namun, harga daging sapi murni tercatat sedikit mengalami kenaikan sebesar Rp558 menjadi Rp137.148 per kilogram.

Untuk kategori daging alternatif, daging kerbau segar lokal merangkak naik ke Rp141.000, sedangkan daging kerbau beku impor justru turun ke posisi Rp110.572 per kilogram.

Harga minyak goreng dari berbagai merek dan jenis juga kompak melemah. Minyak goreng kemasan kini dipatok Rp20.921 per kilogram, sementara Minyakita turun ke level Rp17.161 per kilogram.

Untuk bahan baku industri kecil, harga kedelai impor biji kering melemah ke Rp10.779 per kilogram, yang diharapkan dapat meringankan beban produsen tahu dan tempe.

Gula konsumsi pun tercatat lebih murah di angka Rp18.093 per kilogram, diikuti dengan penurunan harga tepung terigu, baik kemasan maupun curah.

Selain itu, harga jagung di tingkat peternak yang turun menjadi Rp6.736 per kilogram berpotensi membantu stabilitas harga pakan ternak di masa mendatang.

Editor: M Nurhadi

Tag:  #harga #pangan #nasional #melandai #cabai #rawit #merah #mahal #jelang #ramadan

KOMENTAR