Grha AAJI, Bentuk Dukungan Asosiasi Asuransi untuk Peningkatan SDM
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meresmikan Grha AAJI yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun AAJI ke-24 yang berlokasi di JL. Fatmawati Raya No.14, Jakarta Selatan.
Plt Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo mengatakan, gedung tersebut dibangun dengan dukungan berbagai pihak yang terlibat, mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian.
“Kita bersama menyaksikan proses panjang pembangunan daripada gedung ini, mulai dibangunnya 20 Juni 2024. Jadi lebih kurang 1,5 tahun selesai,” ujar dia, dalam peresmian Grha AAJI, di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Albertus menambahkan, AAJI juga berupaya memperkuat talenta industri, memperluas wawasan, dan membangun fondasi untuk masa depan asuransi.
“Kami mengajak seluruh proses anggota, mitra, untuk memanfaatkan fasilitas yang ada, baik untuk kegiatan pelatihan, literasi, pertemuan, riset, maupun kolaborasi lainnya,” imbuh dia.
AAJI Industry University
Sementara itu, Plt Ketua Dewan Pengurus AAJI Handojo G. Kusuma mengungkapkan, Grha AAJI mempertegas peran industri dalam mendukung kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
”Untuk mendorong penguatan industri asuransi jiwa yang berintegritas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ucap dia.
Selain itu, AAJI juga memperkenalkan AAJI Industry University yang menjadi pusat pengembangan kompetensi dan kepemimpinan industri asuransi jiwa di Indonesia.
“Jadi kami bukan melihat sebagai meresmikan gedung saja, tetapi penegasan komitmen kolektif industri untuk membangun masa depan melalui investasi yang serius kepada human capital kita,” ujar dia.
AAJI Industry University di Grha AAJI dirancang bukan sebagai pusat pelatihan konvensional, melainkan sebagai center of excellence yang membangun ekosistem pembelajaran dan pengembangan kompetensi industri secara terstandar, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kepercayaan publik dan SDM berintegritas
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono berharap, hadirnya Grha AAJI ini menjadi tempat alternatif untuk mengembangkan kepemimpinan di industri perasuransian.
Ogi menyampaikan bahwa transformasi industri perasuransian membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas.
“Transformasi industri perasuransian harus ditopang oleh sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan. Regulasi yang kuat perlu berjalan beriringan dengan komitmen industri dalam membangun kualitas manusianya,” ucap Ogi.
Menurut OJK, penguatan kompetensi dan tata kelola industri pada akhirnya bermuara pada penguatan kepercayaan publik.
“Kepercayaan publik merupakan aset paling berharga bagi industri asuransi. Kepercayaan hanya dapat dibangun melalui tata kelola yang baik, transparansi, serta komitmen yang konsisten dalam melindungi hak dan kepentingan pemegang polis,” tegas Ogi.
Tag: #grha #aaji #bentuk #dukungan #asosiasi #asuransi #untuk #peningkatan