RATU Bidik Dividen di Atas 40 Persen pada 2026, Saham Naik 663 Persen Sejak IPO
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) memperkirakan dapat menyebarkan dividen kepada pemegang saham hingga di atas 40 persen pada 2026. Persentase ini hampir sama dengan nilai dividen yang dibagikan di tahun lalu, yakni 46 persen.
Direktur RATU, Adrian Hartadi, mengatakan perseroan memproyeksikan dividend yang dapat disetor lebih dari 40 persen, sejalan dengan kinerja harga saham dan laba perusahaan.
“Dan ini komitmen yang mungkin kita akan selalu komit untuk bayar dividen, dividend kita sampai 46 persen juga di tahun 2025. Di tahun 2026 juga kita harapannya bisa mempertahankan di angka di atas 40 persen juga dividend,” ujar Adrian dalam paparan kinerja perusahaan secara daring, Kamis (22/1/2026).
Adrian mengungkapkan, sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada November 2025, saham RATU mengalami lonjakan. Perseroan melakukan penawaran umum perdana (IPO) di kisaran harga Rp 1.000 per saham. Hingga saat ini, harga saham RATU telah meningkat sekitar 663 persen.
Saham RATU
Adapun, saham RATU melemah pada penutupan perdagangan Kamis ini, di mana harga sahamnya turun 300 poin atau 3,57 persen ke level 8.100.
“Nah ini equity performance dari IPO, kita di IPO di harga, kalau nggak salah di Rp 1.000, dan sampai sekarang kita juga equity performance sudah naik sampai 663 persen per hari ini di Rp 8.200 ya, kalau nggak salah ya, tadi kalau misalnya saya lihat,” paparnya.
Menurutnya, manajemen tengah mencermati berbagai variabel sebelum menetapkan besaran dividen, mulai dari struktur biaya, kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex), hingga rencana pengembangan bisnis perseroan.
Faktor-faktor tersebut akan menentukan ruang yang tersedia bagi perusahaan untuk membagi sebagian laba bersih kepada pemegang saham tanpa mengganggu agenda pertumbuhan.
RATU Ditetapkan Jadi Pemenang Akuisisi Operator Produksi Gas di Madura
RATU telah ditetapkan sebagai Pihak pemenang akuisisi atas SMS Development Limited (SMSDL). SMDSL adalah entitas yang memiliki 20 persen partisipasi tidak langsung pada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), operator utama pengembangan dan produksi gas di Madura yang juga merupakan salah satu produsen gas terbesar di Jawa Timur.
Blok Madura mencakup tiga kluster produksi utama, yakni BD Field, 2M Field (MDA-MBH-MDK), dan MAC Field, dengan produksi gabungan sekitar 240 MMSCFD gas.
Blok ini juga memiliki remaining gas reserve sebesar 708 BCF serta remaining condensate reserve 8,42 MMBOE, menjadikannya aset gas strategis dengan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan energi kawasan.
Penetapan sebagai pihak pemenang diberikan kepada RATU setelah melalui proses evaluasi menyeluruh atas proposal penawaran yang diajukan perseroan. Penetapan ini menandai langkah awal RATU dalam memperkuat portofolio investasi di sektor hulu migas, sejalan dengan strategi pertumbuhan RATU di industri energi nasional.
Tag: #ratu #bidik #dividen #atas #persen #pada #2026 #saham #naik #persen #sejak