Sun Life Perluas Kampanye Literasi Asuransi ke Daerah, Bidik Kota di Luar Jakarta
— Di tengah penetrasi asuransi nasional yang masih berkisar 2 hingga 3 persen, Sun Life Indonesia memperluas kampanye The One You Can Rely On ke lebih banyak kota.
Ekspansi ini dimulai dari kawasan Braga, Bandung, dan akan berlanjut ke Surabaya, Makassar, Tanjung Pinang, serta Palembang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjangkau masyarakat di luar kota-kota utama, sekaligus merespons tantangan rendahnya kepemilikan perlindungan finansial di Indonesia.
Ilustrasi asuransi kesehatan.
Di sisi lain, tekanan biaya kesehatan yang terus meningkat dan bertambahnya usia harapan hidup membuat risiko keuangan rumah tangga kian kompleks.
“Selama 30 tahun, Sun Life telah menjadi teman seperjalanan keluarga Indonesia dalam merencanakan perlindungan asuransi jiwa mereka. Kami tidak hanya hadir saat keluarga memulai perlindungan dasar, tetapi juga mendampingi mereka berkembang, dari perencanaan kesehatan hingga membangun legacy untuk generasi mendatang,” ujar Maika Randini, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).
Menurut Maika, pendekatan tersebut berangkat dari pemahaman bahwa kebutuhan setiap keluarga berbeda, tergantung pada tahapan hidup yang dijalani.
"Sebagai teman seperjalanan yang bisa dipercaya, kami memahami setiap keluarga memiliki impian dan tahapan hidup yang berbeda, dan kami hadir untuk memberikan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan hidup mereka,” katanya.
Dari proteksi dasar ke perencanaan waris
Perluasan kampanye ini juga mencerminkan perubahan pola kebutuhan masyarakat terhadap produk asuransi.
Asuransi adalah sebuah perjanjian hukum antara dua pihak, yaitu penanggung (perusahaan asuransi) dan tertanggung (nasabah).
Jika sebelumnya fokus lebih banyak pada proteksi dasar, kini permintaan mulai bergeser ke perlindungan kesehatan jangka panjang hingga perencanaan legacy atau warisan.
Sun Life memosisikan diri bukan semata sebagai penyedia asuransi jiwa dan kesehatan, tetapi sebagai mitra jangka panjang dalam perencanaan keuangan keluarga.
Kampanye The One You Can Rely On disebut sebagai janji layanan tersebut, yang menurut perusahaan ditopang oleh pertumbuhan bisnis sekitar 50 persen sepanjang 2025.
Di sisi produk, Sun Life memperkenalkan sejumlah solusi yang menyasar kebutuhan menengah hingga jangka panjang.
Pada akhir 2025, perusahaan meluncurkan Asuransi X-tra Proteksi Waris (USD) yang dirancang untuk perencanaan waris, serta Asuransi Sun Prosperity Prime atau Si Super yang ditawarkan dalam denominasi dollar AS maupun rupiah.
Produk-produk ini menawarkan fleksibilitas dalam tujuan proteksi, termasuk kemudahan proses tanpa pemeriksaan medis untuk segmen tertentu, seiring upaya menarik minat masyarakat yang belum tersentuh asuransi.
Distribusi multi-kanal dan kemitraan bank
Untuk memperluas akses, Sun Life mengandalkan distribusi multi-kanal.
Jalur bancassurance dijalankan melalui kemitraan dengan CIMB Niaga dan Bank Muamalat Indonesia, sementara jaringan keagenan melayani penjualan produk konvensional maupun berbasis syariah.
Hingga 30 September 2025, distribusi keagenan Sun Life Indonesia didukung lebih dari 1.242 tenaga pemasar, dengan total 49 Kantor Pemasaran Mandiri Konvensional dan 16 Kantor Pemasaran Mandiri Syariah yang tersebar di berbagai wilayah.
Dari sisi keuangan, perusahaan mencatat tingkat Risk Based Capital (RBC) sebesar 518 persen untuk unit konvensional dan 220 persen untuk unit syariah, jauh di atas ketentuan minimum pemerintah sebesar 120 persen.
Ilustrasi asuransi.
Total aset Sun Life Indonesia per akhir September 2025 tercatat Rp 19,74 triliun.
Fokus 2026: edukasi, akses, dan inovasi
Memasuki 2026, Sun Life Indonesia menetapkan tiga fokus utama, yakni peningkatan edukasi finansial, perluasan akses perlindungan di seluruh tahapan kehidupan, serta inovasi layanan.
Strategi ini mencakup penyederhanaan proses, penguatan layanan digital, dan pemanfaatan berbagai kanal distribusi.
“Komitmen kami di 2026 adalah memberikan proposisi nilai yang nyata: premi terjangkau dengan proses lebih sederhana, layanan digital yang semakin efisien, dan aksesibilitas melalui berbagai kanal distribusi,” ujar Maika.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di lebih banyak kota, seiring dengan upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui produk asuransi.
Tag: #life #perluas #kampanye #literasi #asuransi #daerah #bidik #kota #luar #jakarta