Ahmad Yani Ditunjuk Jadi Dirut Pertamina Geothermal Energy (PGEO)
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin (19/1/2026).
Ahmad Yani menggantikan posisi Julfi Hadi yang sudah menjabat posisi Dirut PGEO sejak Juni 2023.
Adapun sebelumnya Ahmad Yani menjabat sebagai Direktur Operasi PGEO.
Komisaris Utama Pertamina Geothermal Energy, Gigih Udi Atmo mengatakan, penunjukan Ahmad Yani sebagai Dirut menjadi langkah strategis perseroan untuk memastikan arah bisnis tetap berjalan seiring dengan target yang telah ditetapkan.
Terlebih didukung pengalaman Ahmad Yani di industri panas bumi.
"Kami optimistis keputusan strategis ini membuka ruang pengembangan bisnis dan operasional perseroan yang lebih luas ke depan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026). Ahmad Yani dikenal memiliki rekam jejak panjang serta pengalaman mendalam di industri panas bumi.
Selama menjabat sebagai Direktur Operasi PGEO sejak Juni 2023, dia dinilai berkontribusi dalam menjaga keandalan operasi, meningkatkan efisiensi pembangkitan, serta memastikan pengelolaan operasional yang berkelanjutan di seluruh Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dikelola perseroan.
Hal itu membuat PGEO pernah mencapai mencapai _all-time high_ produksi pada 2025.
Selain itu, dia juga mendorong akselerasi pengembangan teknologi, seperti inisiasi pilot project green hydrogen di Ulubelu, serta pengembangan Flow2Max® dan G-Bionic.
"Melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, saya berkomitmen memperkuat peran panas bumi sebagai tulang punggung transisi energi nasional.," ucap Ahmad Yani.
Menurutnya, di tengah momentum transformasi sektor energi yang semakin menguat, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengakselerasi pengembangan panas bumi.
PGEO pun menargetkan kapasitas terpasang sebesar 1 gigawatt (GW) dalam 2-3 tahun ke depan dan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2033.
Hal ini akan ditopang potensi hingga 3 GW dari 10 WKP yang dikelola secara mandiri untuk mendukung ketahanan energi nasional serta net zero emission di 2060.
Sementara itu, untuk posisi Direktur Operasi PGEO, kini ditempati oleh Andi Joko Nugroho yang sebelumnya merupakan VP Operation & Engineering PGEO.
Dengan perubahan tersebut, berikut susunan Direksi dan Komisaris PGEO terbaru:
Komisaris
Komisaris Utama : Gigih Udi Atmo
Komisaris : John Anis
Komisaris : Abdulla Zayed
Komisaris Independen : Abdul Musawir Yahya
Komisaris Independen : Mohammad Firmansyah
Direksi
Direktur Utama : Ahmad Yani
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan : Edwil Suzandi
Direktur Operasi : Andi Joko Nugroho
Direktur Keuangan : Yurizki Rio
Tag: #ahmad #yani #ditunjuk #jadi #dirut #pertamina #geothermal #energy #pgeo