5 Hal yang Tidak Pernah Dibeli Warren Buffett Meski Jadi Orang Terkaya
Warren Buffett. Warren Buffett dikenal kaya raya, tapi gaya hidupnya jauh dari kemewahan. Berikut lima hal mengejutkan yang tidak pernah dia borong meski sudah jadi miliarder.(THE GIVING PLEDGE)
21:04
19 Januari 2026

5 Hal yang Tidak Pernah Dibeli Warren Buffett Meski Jadi Orang Terkaya

- Warren Buffett dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Kekayaannya bahkan setara produk domestik bruto sebuah negara kecil.

Namun, gaya hidup Buffett jauh dari kesan mewah dan glamor seperti miliarder lain. Dia lebih memilih hidup sederhana dan hemat, meski mampu membeli barang apa saja.

Bagi Warren Buffett, uang bukan sekadar alat untuk menunjukkan status sosial. Uang adalah alat untuk berkembang dan bertumbuh.

Setiap rupiah yang tidak dibelanjakan dengan boros, ia gunakan untuk diinvestasikan agar menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang.

Kebiasaan ini membuat Warren Buffett tetap konsisten hidup sederhana sejak dulu, bahkan ketika kekayaannya sudah berlipat ganda.

Dikutip dari New Trader U, Senin (19/1/2026), berikut lima hal mengejutkan yang tidak pernah Warren Buffett keluarkan uangnya, meskipun ia sudah jadi salah satu orang terkaya di dunia.

1. Mobil Mewah

Berbeda dengan banyak miliarder yang hobi mengoleksi mobil sport mewah, Warren Buffett memilih kendaraan yang praktis dan tahan lama.

Ia kerap memakai satu mobil dalam waktu lama, sampai keluarga menyarankan untuk menggantinya. Pilihan mobilnya lebih ke mobil buatan Amerika yang fungsional, bukan sekadar gaya.

Baginya, mobil hanyalah alat transportasi dari satu tempat ke tempat lain. Mobil mewah cepat kehilangan nilai dan memerlukan biaya perawatan besar.

Karena itu, Buffett lebih memilih menginvestasikan uangnya daripada membelanjakan untuk mobil yang cepat terdepresiasi.

2. Properti Mewah

Warren Buffett tidak mengikuti tren memiliki banyak properti mewah di berbagai negara seperti yang dilakukan banyak miliarder.

Ia tetap tinggal di rumah sederhana yang dibelinya sejak 1958 di Omaha, Nebraska, seharga 31.500 dollar AS. Menurutnya, rumah itu bukan sekadar investasi finansial, melainkan sumber kenyamanan dan kenangan.

Mengelola banyak properti membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Mulai dari pajak, perawatan, asuransi, hingga pengelolaan staf. Buffett memilih fokus pada hal-hal yang lebih produktif, seperti membaca laporan keuangan dan menganalisis bisnis.

3. Makanan Mahal dan Koki Pribadi

Dengan kekayaan sebesar itu, Warren Buffett bisa saja makan di restoran bintang Michelin setiap hari atau mempekerjakan koki pribadi.

Namun, kenyataannya gaya makannya sangat sederhana. Buffett dikenal sering mampir ke McDonald’s saat perjalanan ke kantor dan gemar minum Coca-Cola serta es krim Dairy Queen.

Ia lebih memilih makanan yang benar-benar ia sukai daripada mencoba makanan mewah demi pamer. Menurut Buffett, kepuasan makan berasal dari rasa dan kesukaan pribadi, bukan dari harga atau kemewahan makanan.

4. Fashion dan Aksesori Mewah

Jam tangan mewah, jas desainer, dan aksesori mahal biasanya identik dengan miliarder.

Namun, Warren Buffett justru memakai pakaian yang sama selama bertahun-tahun, yang nyaman dan sesuai profesi. Ia tidak menganggap perlu memamerkan status melalui barang-barang mewah.

Buffett memahami bahwa tren fashion berubah cepat dan membuang uang untuk mengikuti tren bukan investasi yang bijak. Ia lebih memilih mengalokasikan uangnya ke pasar modal yang menghasilkan keuntungan.

5. Gadget dan Teknologi Terbaru

Meski bersahabat dekat dengan Bill Gates dan perusahaannya banyak berinvestasi di Apple, Buffett lambat mengadopsi teknologi terbaru.

Ia menggunakan ponsel flip hingga 2020 dan baru beralih ke smartphone setelah dorongan dari orang sekitar.

Ia tidak terjebak dalam siklus membeli gadget baru setiap tahun yang hanya menambah pengeluaran tanpa peningkatan produktivitas nyata.

Warren Buffett lebih suka membaca koran fisik dan laporan tahunan daripada menghabiskan waktu di media sosial.

Gaya hidup Warren Buffett membuktikan bahwa kaya bukan soal memamerkan harta, tapi tentang bagaimana mengelola uang dengan bijak. Hemat dan investasi cerdas yang dilakukan sejak awal membantunya membangun kekayaan luar biasa.

Pelajaran yang bisa diambil adalah pentingnya kesadaran dalam mengatur pengeluaran sesuai nilai dan tujuan, bukan untuk memenuhi ekspektasi sosial. Dengan cara ini, kekayaan bisa tumbuh secara berkelanjutan dan membawa manfaat jangka panjang.

Tag:  #yang #tidak #pernah #dibeli #warren #buffett #meski #jadi #orang #terkaya

KOMENTAR