Awal Tahun, BEI Sebut Ada 7 Perusahaan Siap IPO
– Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 7 perusahaan yang tengah dalam proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Mayoritas dari perusahaan tersebut merupakan entitas dengan aset berskala besar.
"Hingga saat ini, terdapat 7 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).
Ilustrasi bursa efek Indonesia (BEI).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 perusahaan memiliki aset di atas Rp 250 miliar, sehingga masuk dalam kategori perusahaan berskala besar.
Sementara itu, hanya satu perusahaan yang memiliki aset antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar, yang dikategorikan sebagai perusahaan berskala menengah.
Adapun, terdapat satu perusahaan dengan aset di bawah Rp 50 miliar atau berskala kecil yang masuk dalam pipeline IPO BEI saat ini.
Dari sisi sektor, antrean IPO terdiri dari satu perusahaan sektor basic materials, dua perusahaan sektor finansial, sau perusahaan dari sektor energi, satu perusahaan dari sektor industri, satu perusahaan dari sektor teknologi, serta satu perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.
Hingga 15 Januari 2026, belum ada perusahaan yang resmi melantai di bursa.
Pada periode yang sama, sebanyak 9 emisi dari 7 penerbit Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) telah diterbitkan dengan dana terkumpul senilai Rp 5,85 triliun.
Sementara itu, masih terdapat 10 emisi dari 5 penerbit EBUS yang dalam antrean penerbitan.
Selain IPO, aksi korporasi lainnya seperti rights issue juga tengah berlangsung. Hingga 15 Januari 2026, tiga perusahaan telah menyelesaikan rights issue dengan total nilai Rp 2,90 triliun.
Sementara itu, satu perusahaan lainnya sedang dalam antrean untuk melaksanakan rights issue dari sektor properti dan real estate.
Tag: #awal #tahun #sebut #perusahaan #siap