Adrink Bagikan 5.000 Air Minum Gratis di CFD, Padukan Aktivasi Iklan dan Dampak Sosial
Air minum gratis diberkan secara cuma-cuma bagi masyarakat dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Taman Dukuh Atas, Jakarta, Sabtu (11/1/2026). Sekitar 5.000 botol air minum dibagikan dalam aktivitas publik tersebut.(Dok. Istimewa)
19:52
13 Januari 2026

Adrink Bagikan 5.000 Air Minum Gratis di CFD, Padukan Aktivasi Iklan dan Dampak Sosial

– Sekitar 5.000 botol air minum gratis dibagikan kepada masyarakat di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Dukuh Atas, Jakarta, Sabtu (11/1/2026). Aksi ini merupakan bagian dari kegiatan aktivasi publik yang digelar Adrink.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari inisiatif Adrink dalam menghadirkan distribusi air minum gratis di ruang publik sekaligus menawarkan pendekatan baru bagi brand untuk membangun keterlibatan publik yang lebih relevan dan berdampak.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menerima air minum secara gratis tanpa syarat apa pun.

Sementara itu, brand yang berkolaborasi tetap dapat menjalankan aktivitas komunikasi pemasaran. Aktivitas tersebut tidak sekadar berfokus pada penyampaian pesan, tetapi diwujudkan sebagai kontribusi nyata yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat di ruang publik.

Chief Executive Officer (CEO) Adrink, Faray Saleh, mengatakan, inisiatif tersebut mencerminkan arah baru komunikasi brand di ruang publik.

“Ke depan, kami melihat Adrink bukan hanya sebagai media aktivasi, melainkan sebagai ekosistem kolaborasi yang mempertemukan brand, ruang publik, dan dampak sosial. Inilah arah baru komunikasi brand yang lebih relevan dengan perilaku masyarakat saat ini,” ujar Faray dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Selasa (13/1/2026).

Lebih lanjut, Faray menilai, pendekatan tersebut berbeda dengan media Out of Home (OOH) konvensional yang umumnya bersifat visual dan pasif. Melalui botol air minum, Adrink memanfaatkan media berbasis fungsi atau utility-based media.

Brand hadir pada momen ketika masyarakat benar-benar membutuhkan air minum, sehingga tercipta interaksi fisik dengan durasi atensi yang lebih panjang dan kontekstual.

Untuk menghubungkan distribusi fisik dengan kanal digital, Adrink juga menyediakan opsi interaksi melalui QR code pada kemasan botol air minum.

“Interaksi ini bersifat sukarela. Masyarakat tetap menerima air minum gratis tanpa kewajiban apa pun, sementara brand dapat mengukur keterlibatan publik secara lebih nyata melalui interaksi yang benar-benar terjadi,” jelasnya.

Komitmen sosial

Selain menghadirkan pendekatan baru dalam komunikasi pemasaran, Adrink juga membawa komitmen sosial.

Perusahaan tersebut mengalokasikan Rp 500 dari setiap botol air minum yang dibagikan untuk mendukung program pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan.

Pada tahap awal kampanye, program sosial tersebut difokuskan pada dukungan bagi wilayah terdampak bencana alam di Aceh. Seluruh alokasi dana sosial ditanggung sepenuhnya oleh Adrink dan brand yang berkolaborasi.

Chief Marketing Officer Adrink, Zikra Halim, mengatakan, aksi tersebut dirancang sebagai jembatan antara kebutuhan sehari-hari, komunikasi brand, dan dampak sosial.

“Kami percaya kekuatan iklan itu berada ditangan masyarakat, khususnya untuk iklan luar ruang. Karna tanpa dilihat masyarakat, suatu iklan tidak ada artinya. Oleh karna itu Adrink hadir bukan sekadar untuk menyampaikan pesan brand, tetapi untuk hadir di momen nyata, menjawab kebutuhan sehari-hari, dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” kata Zikra.

Tag:  #adrink #bagikan #5000 #minum #gratis #padukan #aktivasi #iklan #dampak #sosial

KOMENTAR