OJK Targetkan Aturan Baru Free Float Terbit Tahun Ini
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).()
15:52
9 Januari 2026

OJK Targetkan Aturan Baru Free Float Terbit Tahun Ini

- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan aturan baru terkait free float akan terbit pada tahun ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi mengatakan, penerbitan aturan baru ini akan mempertimbangkan kondisi dan dinamika pasar.

"Kebijakan Free Float ini rencananya akan kita terbitkan pada tahun 2026 ya, tentunya bertahap," ujarnya saat konferensi pers RDKB OJK Desember 2025, Jumat (9/1/2026).

Sebagai informasi, free float adalah porsi saham perusahaan yang tersedia untuk diperdagangkan secara bebas oleh publik di pasar bursa. Namun tidak termasuk saham yang dipegang oleh pemegang saham pengendali.

Saat ini batasan free float yang ditetapkan sebesar minimal 7,5 persen. Pada aturan baru, batas free float akan ditingkatkan menjadi 10-15 persen.

Inarno bilang, penyesuaian batas free float ini merupakan salah satu kebijakan jangka panjang untuk pendalaman pasar keuangan Indonesia.

Oleh karenanya, dalam menyusun regulasi baru, OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) harus memperhitungkannya dengan matang dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk para emiten dan investor.

Tentunya dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti peningkatan likuiditas, perlindungan investor, minat investor, market cap, daya serap pasar, masa transisi yang sesuai, dan upaya menjaga minat korporasi domestik untuk go public.

"Saat ini OJK bersama BEI sedang melakukan evaluasi dan juga penyempurnaan kebijakan free float secara komprehensif," ungkap Inarno.

Sebagai informasi, OJK telah mensimulasikan tingkat kepatuhan emiten terhadap berbagai sekenario batas free float.

Jika batas minimum 10 persen diterapkan, 751 emiten memenuhi ketentuan, sementara 192 tidak. Pada batas 12,5 persen, emiten yang tidak memenuhi naik menjadi 270. Pada batas 15 persen, jumlahnya mencapai 327.

Simulasi juga menunjukkan kebutuhan dana besar untuk memenuhi batas minimum baru. Peningkatan ke 10 persen memerlukan sekitar Rp 21 triliun. Peningkatan ke 15 persen mencapai Rp 203 triliun.

Tag:  #targetkan #aturan #baru #free #float #terbit #tahun

KOMENTAR