Cuaca Buruk, Sejumlah Penerbangan di Bandara Juanda Alami Keterlambatan
Pesawat bersiap lalukan Take Off melalui Bandara Juanda(KOMPAS.com/JACK ROBBY DAMARJATI)
15:32
9 Januari 2026

Cuaca Buruk, Sejumlah Penerbangan di Bandara Juanda Alami Keterlambatan

- Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, mengalami keterlambatan dan penyesuaian lantaran cuaca buruk berupa angin puting beliung, pada Kamis (8/1/2026).

“Sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk, di antaranya penerbangan Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Nam Air, dan Xiamen Airlines,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa dalam keterangan resmi, Jumat (9/1/2026).

Selain itu, dampak sementara terhadap operasional penerbangan berupa holding kedatangan dan keberangkatan, serta pengalihan (divert) sejumlah pesawat ke bandar udara alternatif.

“Sejumlah penerbangan dari dan menuju Surabaya tercatat mengalami holding, antara lain penerbangan Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air,” jelasnya.

Beberapa penerbangan dari Balikpapan, Makassar, dan Jakarta juga dialihkan ke Bandara Ahmad Yani di Semarang akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk pendaratan di Bandara Juanda. “Tidak terdapat laporan kerusakan pesawat dari seluruh maskapai yang terdampak,” tambahnya.

Dia mengtakan bahwa cuaca buruk berupa angin puting beliung yang terjadi pada Kamis, (8/1/2025) sekitar pukul 14.10 WIB.

Seluruh pihak bergerak cepat melakukan pengamanan, pemeriksaan, dan pemulihan untuk memastikan keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan.

Pada sisi udara, angin kencang menyebabkan beberapa peralatan ground support equipment, khususnya tangga penumpang di area apron, mengalami pergeseran dan roboh.

Seluruh kejadian telah ditangani dan tidak berdampak pada pesawat.

Hasil pemeriksaan memastikan runway dan apron bersih dari foreign object debris (FOD), fasilitas navigasi penerbangan dilaporkan tidak ada yang rusak dan beroperasi normal serta perimeter bandara tetap terjaga.

Di area Terminal 1, terdapat pohon tumbang dan rambu yang roboh di akses jalan masuk sisi utara sehingga arus kendaraan sempat dialihkan dan kini telah kembali normal.

Beberapa kendaraan dilaporkan tertimpa pohon di area parkir, namun kondisi di dalam gedung terminal tetap kondusif.

Proses pemulihan dilakukan dengan dukungan Lanudal Juanda, BPBD, dan unsur internal pengelola bandara.

Sementara itu, Terminal 2 tidak mengalami dampak signifikan.

Operasional terminal dan arus lalu lintas kendaraan berjalan lancar, serta kondisi di dalam gedung tetap aman dan terkendali.

“Maskapai dan pengelola bandara telah menerapkan delay management sesuai ketentuan melalui pembaruan informasi jadwal pada Flight Information Display System (FIDS), penyampaian pengumuman kepada penumpang, serta pemberian kompensasi,” kata Lukman.

“Kami memastikan maskapai dan pengelola bandara melaksanakan penanganan keterlambatan penerbangan secara transparan dan sesuai ketentuan, termasuk penyampaian informasi yang jelas kepada penumpang,” tegas dia.

Tag:  #cuaca #buruk #sejumlah #penerbangan #bandara #juanda #alami #keterlambatan

KOMENTAR