Keyakinan Konsumen Turun Tipis Desember 2025, BI: Masih Level Optimis
Ilustrasi konsumen(Thinkstockphotos.com)
12:36
9 Januari 2026

Keyakinan Konsumen Turun Tipis Desember 2025, BI: Masih Level Optimis

- Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia turun tipis ke level 123,5 pada Desember 2025, setelah pada bulan sebelumnya mengalami kenaikan.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso mengatakan, IKK Desember masih berada di level optimis atau di atas threshold 100.

Adapun secara bulanan, IKK Desember 2025 turun 0,5 poin dibandingkan IKK November dan masih lebih rendah dibandingkan IKK Desember 2024 yang mencapai 127,7.

"Survei Konsumen Bank Indonesia pada Desember 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat," kata dia dalam keterangan resmi, Selasa (9/1/2026).

Rincian IKK Desember 2025

Jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, IKK meningkat di hampir seluruh jenis kelompok.

Kelompok pengeluaran Rp 4,1-5 juta menjadi kelompok dengan kenaikan IKK paling tinggi, yakni dari 126,9 menjadi 119,2. Sementara kelompok pengeluaran Rp 1-2 juta mengalami penurunan IKK terdalam dari 119,8 menjadi 113,7.

Adapun jika dilihat berdasarkan kelompok usia, hampir seluruh kelompok mengalami penurunan IKK.

Hanya kelompok usia 31-40 tahun mencatatkan kenaikan IKK, yakni dari semula 124,5 menjadi 127,5. Sementara penurunan IKK terdalam terjadi pada kelompok usia di atas 60 tahun yakni dari semula 113 menjadi 107,8.

Penyebab penurunan IKK

Penurunan IKK itu seiring dengan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang turun tipis menjadi 111,4 dari sebelumnya 111,5 dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang turun menjadi 135,6 dari sebelumnya 136,6.

IKE mengalami penurunan pada mayoritas komponen pembentuknya, terutama pada Indeks Pembelian Barang Tahan Lama atau Durable Goods (IPDG) yang turun ke level 107,6 dari sebelumnya 109,4.

Demikian juga dengan Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) yang turun dari 121,5 menjadi 120,2. Sementara Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) meningkat ke level 106,5 dari 103,7.

Kemudian, IEK juga tercatat turun pada mayoritas komponen pembentuknya, terutama pada Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU) yang turun dari 133,8 pada bulan sebelumnya menjadi 130,8.

Demikian juga dengan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (IEKLK) yang turun ke level 135,1 dari 135,3. Sedangkan Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP) mengalami kenaikan dari 140,6 menjadi 140,8.

Lebih lanjut, survei BI mengungkapkan bahwa pada periode yang sama, rata-rata pendapatan konsumen untuk konsumsi sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 74,3 persen.

Sementara itu, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 14,9 persen.

Kemudian, proporsi pembayaran cicilan atau utang (debt to income ratio) pada Desember 2025 sedikit turun dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 10,8 persen.

Sementara itu, proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi sedikit menurun pada sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama kelompok pengeluaran Rp 4,1-5 juta dari 73,8 persen pada bulan sebelumnya menjadi 70,9 persen.

Sementara itu, porsi pendapatan yang ditabung mengalami peningkatan pada seluruh kelompok pengeluaran terutama pada kelimpok pengeluaran Rp 3,1-4 juta dari 14,3 persen menjadi 15,5 persen.

Tag:  #keyakinan #konsumen #turun #tipis #desember #2025 #masih #level #optimis

KOMENTAR