Setahun Berjalan, Jumlah Dapur MBG Capai 19.800 SPPG
- Dalam setahun Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengoperasikan sebanyak 19.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Hari ini sebetulnya jumlah SPPG sudah bertambah menjadi 19.800 tetapi yang melakukan kegiatan serempak itu 19.188,” kata Dadan mengutip YouTube BGN, Kamis (8/1/2026).
Program MBG juga diklaim telah menjangkau 55,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia dalam setahun pelaksanaannya.
““Alhamdulillah di akhir 31 Desember 2025 jumlah SPPG telah bertambah dan jumlah perima manfaat 55,1 juta,” tambah dia.
Dadan menyampaikan, MBG pertama kali diluncurkan pada 6 Januari 2025 dengan cakupan awal 190 SPPG dan melayani 570 penerima manfaat.
Menurut Dadan, MBG merupakan intervensi strategis dalam pemenuhan gizi masyarakat dan menjadi fondasi penting bagi pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di masa depan.
Program ini menyasar kelompok rentan dan strategis, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga anak sekolah sampai usia 18 tahun.
“Karena sesuatu yang sangat penting untuk menghasilkan generasi yang berkualitas yang mereka 20 tahun lagi akan menjadi generasi produktif yang akan menggantikan menjadi pemimpin masa depan,” kata dia.
Selama satu tahun pelaksanaan, BGN menilai program MBG menunjukkan dampak yang positif, meski diakui masih terdapat sejumlah kekurangan di lapangan.
Evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan sepanjang 2026, termasuk peningkatan tata kelola, sertifikasi, dan akreditasi satuan pelaksana.
BGN juga menargetkan perluasan jangkauan penerima manfaat pada tahun 2026 hingga mencapai sekitar 82,9 juta orang.
“Memang di sana sini masih ada kekurangan dan kami terus berbaiki di tahun 2026 ini kita akan terus kejar target 82,9 juta penerima, sambil terus memperbaiki diri untuk sekaligus melakukan sertifikasi akreditasi,” tegas Dadan.