Harga Bitcoin 2026 Diproyeksikan Fluktuatif, Ini Rentang Prediksinya
Ilustrasi bitcoin. Harga bitcoin pada 2026 diprediksi bergerak dengan volatilitas tinggi. Sejumlah pelaku industri dan investor memproyeksikan harga bitcoin berada di kisaran 75.000 hingga 225.000 dollar AS.(UNSPLASH/ERLING LOKEN ANDERSEN)
11:40
8 Januari 2026

Harga Bitcoin 2026 Diproyeksikan Fluktuatif, Ini Rentang Prediksinya

– Sejumlah eksekutif industri dan investor memproyeksikan harga bitcoin (BTC) akan bergerak dengan volatilitas tinggi pada 2026. Perkiraan harga aset kripto terbesar tersebut sangat beragam, mulai dari 75.000 dollar AS hingga 225.000 dollar AS.

Dikutip dari CNBC, Kamis (8/1/2026), para analis menilai pergerakan harga bitcoin pada 2026 sulit ditebak, seiring kondisi pasar global yang dinamis dan perubahan kebijakan moneter.

Bitcoin sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di atas 126.000 dollar AS pada Oktober tahun lalu.

Namun, harga kemudian terkoreksi hingga menyentuh kisaran 80.000 dollar AS, menurut data CoinMetrics. Saat ini, harga bitcoin berada sekitar 30 persen di bawah level tertingginya.

Pasar kripto pada tahun lalu didukung oleh persepsi lingkungan regulasi yang lebih kondusif di Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump, serta meningkatnya minat investor institusi dan pelaku keuangan tradisional, termasuk perbankan.

Selain itu, muncul tren perusahaan digital asset treasury (DAT) yang mengakumulasi bitcoin dan aset kripto lainnya dalam jumlah besar.

Namun, koreksi pasar kripto pada akhir tahun terjadi di tengah perdebatan valuasi saham teknologi dan kekhawatiran bahwa lonjakan investasi kecerdasan buatan berpotensi membentuk gelembung.

Aksi jual aset berisiko, termasuk kripto, memicu likuidasi paksa yang memperdalam tekanan harga.

“Kami berada dalam lingkungan investasi yang kompleks. Valuasi saham berada di level tinggi, kondisi geopolitik terus berubah, ada kekhawatiran terkait keberlanjutan belanja modal AI, kebijakan moneter mulai bergeser, dan pemilu paruh waktu AS sudah di depan mata,” ujar Kepala Riset Galaxy, Alex Thorn.

“Dalam kondisi ini, prospek bitcoin pada 2026 menjadi sulit diprediksi,” tambahnya.

Berikut sejumlah prediksi harga bitcoin pada 2026 dari para analis dan pelaku industri.

Carol Alexander: 75.000–150.000 Dollar AS

Profesor Keuangan University of Sussex, Carol Alexander, memperkirakan bitcoin akan bergerak dalam rentang volatilitas tinggi antara 75.000 hingga 150.000 dollar AS pada 2026, dengan titik keseimbangan di sekitar 110.000 dollar AS.

Ia menilai pergerakan tersebut terjadi seiring transisi pasar dari siklus yang didorong investor ritel menuju likuiditas yang lebih terdistribusi secara institusional. Dalam dua tahun terakhir, keterlibatan investor institusi di pasar kripto terus meningkat.

Alexander sebelumnya sempat memprediksi bitcoin bisa mencapai 200.000 dollar AS pada 2026, namun proyeksi tersebut tidak terwujud.

Meski begitu, ia juga memperkirakan harga bitcoin pada musim panas 2025 berada di kisaran 150.000 dollar AS plus minus 50.000 dollar AS, dan pada periode tersebut harga memang sempat berada di atas 100.000 dollar AS.

CoinShares: 120.000–170.000 Dollar AS

Kepala Riset CoinShares, James Butterfill, memproyeksikan harga bitcoin berada di kisaran 120.000 hingga 170.000 dollar AS pada 2026, dengan pergerakan harga yang lebih konstruktif pada paruh kedua tahun.

Menurut Butterfill, investor akan mencermati penunjukan Ketua Bank Sentral AS yang baru setelah masa jabatan Jerome Powell berakhir pada Mei.

Sosok pengganti diperkirakan cenderung dovish, meski pasar masih menunggu kepastian sebelum melakukan penyesuaian risiko.

Selain itu, perhatian investor tertuju pada peluang pengesahan Clarity Act di AS, yang bertujuan membentuk kerangka regulasi aset digital.

“Regulasi selama ini menjadi hambatan. Jika ada kejelasan, itu bisa menjadi katalis penting,” ujar Butterfill.

Ia juga menilai risiko seperti lonjakan inflasi atau kesalahan kebijakan The Fed dapat meningkatkan minat terhadap aset moneter alternatif non-negara seperti bitcoin.

Standard Chartered: 150.000 Dollar AS

Standard Chartered memperkirakan harga bitcoin mencapai 150.000 dollar AS pada 2026. Proyeksi ini direvisi turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 300.000 dollar AS.

Kepala Riset Aset Digital Global Standard Chartered, Geoff Kendrick, menyebut penurunan harga pada 2025 masih berada dalam batas yang diperkirakan. Namun, kondisi tersebut mendorong revisi proyeksi harga.

Ia menilai pembelian bitcoin oleh perusahaan DAT tidak lagi menjadi penopang utama pasar, karena valuasi yang ada tidak mendukung ekspansi lebih lanjut. Menurut Kendrick, konsolidasi lebih mungkin terjadi dibandingkan aksi jual besar-besaran.

Kendrick menambahkan, kenaikan harga bitcoin pada 2026 berpotensi lebih banyak didorong oleh pembelian melalui exchange-traded fund (ETF) kripto.

Maple Finance: 175.000 Dollar AS

CEO Maple Finance, Sidney Powell, mematok target harga bitcoin sebesar 175.000 dollar AS pada 2026. Proyeksi ini didukung oleh pemangkasan suku bunga dan meningkatnya adopsi bitcoin oleh investor institusi.

Powell juga menilai tonggak penting pada 2026 adalah ketika nilai pinjaman berbasis bitcoin melampaui 100 miliar dollar AS.

“Pemegang bitcoin semakin canggih. Mereka tidak ingin menjual BTC, melainkan meminjam dengan jaminan aset tersebut. Ini menciptakan siklus positif, tekanan jual berkurang, utilitas meningkat, dan harga terdorong naik,” ujar Powell.

Bit Mining: 75.000–225.000 Dollar AS

Kepala Ekonom Bit Mining, Youwei Yang, memperkirakan bitcoin akan bergerak dalam rentang yang sangat lebar pada 2026, yakni antara 75.000 hingga 225.000 dollar AS.

Menurutnya, potensi pemangkasan suku bunga dan sikap regulasi yang lebih akomodatif dapat mendukung harga bitcoin. Namun, ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik tetap berisiko memicu volatilitas tinggi.

Nexo: 150.000–200.000 Dollar AS

Analis Nexo, Iliya Kalchev, menilai kegagalan proyeksi harga bitcoin 250.000 dollar AS sebelumnya lebih disebabkan oleh dinamika pasar dan perubahan kondisi makro.

Ia mengatakan, tekanan jual dari pemegang jangka panjang mulai mereda, sementara alokasi institusi diperkirakan meningkat secara bertahap.

“Bitcoin memasuki 2026 dengan risiko pasokan yang lebih rendah dan basis modal yang lebih luas,” kata Kalchev.

Ia menambahkan, jika kondisi keuangan menjadi lebih mendukung melalui pelonggaran kebijakan, pelemahan dollar AS, atau peningkatan likuiditas, harga bitcoin berpeluang kembali menembus dan melampaui rekor sebelumnya.

Tag:  #harga #bitcoin #2026 #diproyeksikan #fluktuatif #rentang #prediksinya

KOMENTAR