Pemulihan 2,3 Juta UMKM Terdampak Banjir Sumatera Mulai 9 Januari
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman usai menghadiri Rapat Terbatas Menteri (RTM) di Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
05:40
8 Januari 2026

Pemulihan 2,3 Juta UMKM Terdampak Banjir Sumatera Mulai 9 Januari

Pemerintah memastikan tahap rekonstruksi dan pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan mulai dijalankan pada 9 Januari 2026. Total UMKM yang terdampak di tiga provinsi tersebut mencapai lebih dari 2 juta unit usaha.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, langkah awal pemulihan difokuskan pada aktivasi pasar serta pembersihan warung dan toko milik warga di wilayah terdampak banjir.

“Tujuannya agar perekonomian masyarakat kembali bergerak,” ujar Maman saat menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Jakarta, Rabu (7/1/2026), sebagaimana dikutip dari keterangan resmi kementerian.

Berdasarkan hasil pendataan Kementerian UMKM bersama pemerintah daerah dan lembaga keuangan, tercatat 2.304.297 UMKM terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk mendukung proses pemulihan, pemerintah menyiapkan delapan Klinik UMKM Bangkit yang akan beroperasi di Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, Medan, dan Padang.

Maman menambahkan, lebih dari 200.000 UMKM yang tercatat sebagai debitor Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan memperoleh relaksasi kredit. Skema keringanan tersebut diberikan berdasarkan hasil pemetaan bersama bank penyalur dan lembaga penjamin KUR.

Selain itu, pemulihan ekonomi juga dilakukan melalui reaktivasi pasar rakyat dengan dukungan 1.132 personel Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta aparatur sipil negara.

Ia menegaskan, Kementerian UMKM akan terus melakukan pemantauan dan pemetaan secara menyeluruh agar program pemulihan ekonomi berjalan komprehensif di ketiga provinsi tersebut.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa program pemberdayaan masyarakat terdampak bencana akan dijalankan melalui kelompok kerja lintas kementerian dan lembaga.

Kelompok kerja tersebut melibatkan Kementerian Sosial, Kementerian UMKM, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Desa, Kementerian Koperasi, serta sejumlah lembaga terkait lainnya.

Menurut Muhaimin, seluruh program pemulihan akan disinergikan dengan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat setempat melalui program padat karya.

“Keterlibatan masyarakat diharapkan memberikan manfaat berupa cash for work sehingga mereka tidak hanya terlibat dalam proses pemulihan, tetapi juga mendapatkan penghasilan,” ujar Muhaimin.

Tag:  #pemulihan #juta #umkm #terdampak #banjir #sumatera #mulai #januari

KOMENTAR