Penggunaan SPKLU di Jawa Timur Melonjak 254 Persen Selama Libur Nataru 2025/2026
Ilustrasi SPKLU di Jawa Timur. Selama libur Nataru 2025/2026, transaksi di SPKLU wilayah Jatim melonjak 254 persen. (Humas PLN UID Jatim)
17:36
7 Januari 2026

Penggunaan SPKLU di Jawa Timur Melonjak 254 Persen Selama Libur Nataru 2025/2026

- Penggunaan kendaraan listrik selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2025/2026 di Jawa Timur menunjukkan tren peningkatan.

terbukti, pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, transaksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Jawa Timur melonjak hingga 254,3 persen atau lebih dari 2,5 kali lipat.

General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir mengatakan, selama libur Nataru 2025/2026, pihaknya menyiagakan 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 titik.

"288 unit SPKLU PLN ini kami sediakan untuk melayani pemudik atau masyarakat umum yang menggunakan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Personel juga siaga selama 24 jam," tutur Mustaqir di Surabaya, Rabu (7/1).

Selama periode libur Nataru, PLN UID Jawa Timur mencatatkan transaksi di SPKLU sebanyak 13.108 kali.

Angka ini naik 254,3% kali dibandingkan transaksi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Jumlah ini juga meningkat tajam 2x lipat dari kali transaksi pada hari biasa. Peningkatan transaksi ini turut mendongkrak konsumsi daya SPKLU hingga sebesar 322.555 kWh," sambungnya.

Mustaqir menilai peningkatan transaksi di SPKLU menunjukkan bahwa kendaraan listrik kian diminati masyarakat.

PLN akan terus berupaya untuk menambah infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan iklim EV.

"Pada tahun ini kami juga telah mengoperasikan SPKLU Center di Surabaya. Untuk meningkatkan kenyamanan dan menghindari antrian pada beberapa titik, telah didukung 2 SPKLU Mobile dan juga 3 SPKLU Emergency," beber Ahmad.

Dukungan fitur AntreEV dan Trip Planner juga tersedia di Aplikasi PLN Mobile. Pengguna kendaraan listrik dapat menikmati kemudahan serta kenyamanan layanan pengisian daya di tengah kepadatan perjalanan.

AntreEV merupakan sistem antrean digital yang memberi kepastian giliran pengisian, memungkinkan pengguna menunggu dengan nyaman di lokasi terdekat tanpa mengular di area SPKLU.

"Untuk trip planner, pengguna mobil listrik dapat mengatur titik berangkat dan titik tujuan. Secara otomatis, PLN Mobile akan memberikan rekomendasi titik-titik SPKLU yang dilalui pada rute tersebut," tukas Ahmad. 

 

Editor: Bayu Putra

Tag:  #penggunaan #spklu #jawa #timur #melonjak #persen #selama #libur #nataru #20252026

KOMENTAR