Cadangan Aset INDODAX Rp 18 Triliun, Sinyal Pasar Kripto Menguat?
Ilustrasi aset kripto. (SHUTTERSTOCK/CHINNAPONG)
18:24
6 Januari 2026

Cadangan Aset INDODAX Rp 18 Triliun, Sinyal Pasar Kripto Menguat?

Platform aset kripto INDODAX mengumumkan nilai Proof of Reserves (PoR) telah menembus 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18 triliun.

Angka tersebut merujuk pada data yang ditampilkan dalam fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap, yang memuat informasi cadangan aset exchange kripto yang dapat ditelusuri secara publik melalui data on-chain.

Pencapaian ini diklaim mencerminkan komitmen INDODAX dalam menjaga cadangan aset 1:1 antara aset milik pengguna dan aset yang disimpan oleh platform.

CEO INDODAX William Sutanto.DOK. INDODAX CEO INDODAX William Sutanto.

Selain itu, publikasi PoR dilakukan sebagai bagian dari upaya transparansi yang dapat diverifikasi secara mandiri oleh masyarakat.

“Walaupun tidak diwajibkan pemerintah, INDODAX berinisiatif mempublikasikan PoR sebagai bentuk transparansi. Informasi cadangan dan alamat dompet terkait dapat ditelusuri melalui blockchain, sehingga publik bisa melakukan verifikasi secara mandiri,” ujar William Sutanto, CEO INDODAX, dalam keterangan resmi, Selasa (6/1/2026).

PoR dan transparansi exchange kripto

Proof of Reserves adalah metode verifikasi kriptografis yang digunakan oleh platform aset kripto untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki cadangan aset sesuai dengan yang dilaporkan.

Mekanisme ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan publik, khususnya dalam memastikan bahwa dana pengguna tersedia dan dapat dipenuhi ketika dibutuhkan, termasuk pada saat pasar bergejolak.

Dalam praktiknya, PoR memungkinkan publik untuk mencocokkan kewajiban (liabilities) dan aset cadangan (reserves) yang dimiliki oleh exchange kripto.

Ilustrasi aset kripto, kripto.UNSPLASH/ART RACHEN Ilustrasi aset kripto, kripto.

Melalui fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap, pengguna dapat melihat keterlacakan alamat dompet publik milik exchange serta pembaruan data yang relevan secara berkala.

INDODAX menyebutkan, keterbukaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi cadangan perusahaan, sekaligus memperkuat akuntabilitas di tengah meningkatnya perhatian terhadap tata kelola platform kripto.

Imbauan keamanan bagi pengguna

Selain menyoroti transparansi cadangan, INDODAX juga mengingatkan pentingnya aspek keamanan di tingkat pengguna. 

INDODAX mengimbau agar pengguna tetap menerapkan langkah-langkah perlindungan akun dan perangkat, antara lain dengan menggunakan autentikasi berlapis atau Multi Factor Authentication (MFA), serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan digital.

“Transparansi platform itu penting, tetapi edukasi keamanan pengguna juga sama pentingnya. Kami terus mendorong penggunaan keamanan berlapis dan praktik terbaik dalam menjaga akun serta perangkat,” tutur William.

Imbauan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya aktivitas dan minat terhadap aset kripto, yang kerap diikuti dengan naiknya risiko phishing dan social engineering yang menyasar pengguna ritel.

Kenaikan PoR dan dinamika pasar kripto

Meningkatnya nilai Proof of Reserves umumnya mencerminkan dua dinamika yang sering muncul pada fase pasar yang membaik.

Pertama, ketika harga aset kripto mengalami kenaikan, nilai cadangan yang dihitung dalam denominasi dolar AS turut meningkat.

Kedua, arus masuk dana (inflow) dan aktivitas transaksi yang lebih tinggi juga dapat mendorong bertambahnya cadangan aset yang tersimpan di platform.

Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.PEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.

Dalam konteks ini, PoR yang meningkat kerap sejalan dengan menguatnya harga aset kripto dan bertambahnya partisipasi pasar.

Sentimen publik terhadap kripto secara umum juga dinilai membaik, yang biasanya ditandai dengan naiknya minat investor, peningkatan volume transaksi, serta bertambahnya aliran dana ke aset digital, baik dari investor ritel maupun pelaku pasar yang lebih besar.

Pengaruh sentimen global

Pergerakan pasar kripto tidak terlepas dari faktor eksternal, termasuk sentimen global dan peristiwa geopolitik.

Dalam beberapa waktu terakhir, misalnya, perhatian pelaku pasar tertuju pada pemberitaan terkait operasi Amerika Serikat (AS) di Venezuela, yang memicu respons lintas aset di pasar keuangan global.

Pada periode tersebut, harga bitcoin (BTC) dilaporkan sempat menguat ke level tertinggi dalam beberapa pekan, berada di kisaran 93.000 hingga 94.000 dollar AS.

Dinamika ini menunjukkan bahwa pergerakan aset kripto sering dipengaruhi oleh kombinasi faktor, mulai dari likuiditas global, risk appetite investor, hingga dampak dari ketegangan geopolitik.

Meski demikian, imbuh William, pelaku industri juga mengingatkan bahwa kenaikan jangka pendek tidak serta-merta mencerminkan tren bull market yang berkelanjutan.

"Pasar kripto tetap sensitif terhadap faktor makroekonomi, kondisi likuiditas, arah regulasi, serta perkembangan risiko global yang dapat berubah dengan cepat," papar dia.

Tag:  #cadangan #aset #indodax #triliun #sinyal #pasar #kripto #menguat

KOMENTAR