Sebanyak 748.855 Penumpang KAI Gunakan Face Recognition Selama Nataru
Pintu masuk Hall Selatan menggunakan Face Recognition di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).(Kompas.com/Krisda Tiofani)
13:20
6 Januari 2026

Sebanyak 748.855 Penumpang KAI Gunakan Face Recognition Selama Nataru


- Sepanjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sebanyak 748.855 pelanggan memanfaatkan fasilitas face recognition untuk mempercepat proses boarding tiket KAI.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba mengatakan, fasilitas face recognition merupakan pemanfaatan teknologi untuk optimalisasi peningkatan mobilitas masyarakat.

“Face recognition selain mempermudah dan mempercepat proses boarding, juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional serta aspek keberlanjutan lingkungan,” kata Anne dalam keterangan resmi, Selasa (5/1/2026).

Anne menjelaskan melalui teknologi face recognition, pelanggan KAI melakukan boarding tanpa tiket fisik dan tidak perlu report menunjukan identitas. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi ini juga menghemat penggunaan kertas roll untuk cetak tiket.

“Selama periode Nataru, penggunaan face recognition oleh 748.855 pelanggan setara dengan penghematan sekitar 1.872 roll kertas tiket dengan efisiensi biaya pembelian kertas sekitar Rp 27,6 juta selama periode tersebut,” lanjut dia.

Penghematan ini sekaligus berkontribusi pada pengurangan konsumsi sumber daya alam dan limbah kertas, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang terus diperkuat KAI.

Adapun lima stasiun dengan jumlah pengguna face recognition tertinggi selama Nataru 2025/2026 diantaranya, Stasiun Gambir sebanyak 145.025 pelanggan, Stasiun Yogyakarta 91.064 pelanggan, Stasiun Pasarsenen sebanyak 68.303 pelanggan, Stasiun Semarang Tawang: 51.805 pelanggan, dan Stasiun Purwokerto sebanyak 43.485 pelanggan.

Saat ini, fasilitas face recognition telah tersedia di 22 stasiun, yakni Bandung, Bekasi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Gambir, Jember, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Medan, Malang, Madiun, Pekalongan, Pasarsenen, Purwokerto, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Solo Balapan, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, dan Yogyakarta.

Sepanjang masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI melayani 4.179.095 pelanggan, tumbuh 12,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja operasional tetap terjaga dengan On Time Performance keberangkatan mencapai 99,68 persen dan ketepatan waktu kedatangan 96,13 persen.

“Kami terus meningkatkan layanan digital dan operasional secara berkelanjutan agar perjalanan kereta api semakin andal, aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” tutup Anne.

Tag:  #sebanyak #748855 #penumpang #gunakan #face #recognition #selama #nataru

KOMENTAR