Link dan Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026, Cek Risiko Penyakit secara Online
Ilustrasi BPJS Kesehatan. Cara skrining BPJS Kesehatan 2026. Screening BPJS. BPJS Kesehatan.(Shutterstock/sukarman ST)
10:36
6 Januari 2026

Link dan Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026, Cek Risiko Penyakit secara Online

Skrining BPJS Kesehatan 2026 bisa dilakukan secara online. Hal ini menjadi bagian penting dalam layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Skrining riwayat kesehatan tidak lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan langkah awal untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.

Melalui skrining BPJS Kesehatan 2026, peserta JKN dapat melakukan pemeriksaan awal secara mandiri, tanpa perlu datang langsung ke fasilitas kesehatan. Layanan ini tersedia melalui website resmi BPJS Kesehatan maupun aplikasi Mobile JKN.

Skrining BPJS Kesehatan bertujuan memberikan gambaran awal risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, hingga gangguan ginjal kronis. Dengan deteksi lebih dini, peserta diharapkan dapat melakukan pencegahan sebelum kondisi berkembang lebih serius.

Proses screening BPJS dilakukan dengan mengisi formulir dan menjawab sejumlah pertanyaan terkait kondisi kesehatan, kebiasaan hidup, serta riwayat penyakit pribadi dan keluarga.

Apa itu skrining BPJS Kesehatan?

Skrining BPJS Kesehatan adalah layanan penilaian kesehatan awal yang dirancang untuk memetakan risiko penyakit tidak menular pada peserta JKN.

Program ini dapat diikuti oleh peserta BPJS Kesehatan berusia 15 tahun ke atas dan bisa diakses secara daring kapan saja. Dalam proses skrining, peserta diminta mengisi data kesehatan secara mandiri, mulai dari berat dan tinggi badan, hingga pola hidup sehari-hari.

Hasil skrining akan menunjukkan tingkat risiko kesehatan peserta. Jika terdeteksi risiko tertentu, peserta akan disarankan untuk melanjutkan pemeriksaan atau konsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sesuai kepesertaan.

Berapa kali skrining BPJS Kesehatan dilakukan?

BPJS Kesehatan menetapkan bahwa skrining riwayat kesehatan dilakukan satu kali dalam setahun untuk setiap peserta JKN.

Peserta yang belum mengisi skrining BPJS Kesehatan berpotensi mengalami kendala saat mengakses layanan di FKTP, seperti puskesmas atau klinik tempat terdaftar.

Skrining tahunan ini dinilai cukup untuk memantau perubahan kondisi kesehatan dan membantu tenaga medis menentukan langkah tindak lanjut yang tepat, khususnya terkait penyakit kronis.

Lantas, bagaimana cara skrining BPJS Kesehatan 2026 yang benar?

Tangkapan layar laman web BPJS Kesehatan untuk skrining kesehatan BPJS. Cara skrining BPJS Kesehatan 2026. Cara screening BPJS Kesehatan. Laman web skrining BPJS Kesehatan.KOMPAS.com/MELA ARNANI Tangkapan layar laman web BPJS Kesehatan untuk skrining kesehatan BPJS. Cara skrining BPJS Kesehatan 2026. Cara screening BPJS Kesehatan. Laman web skrining BPJS Kesehatan.

Cara skrining BPJS Kesehatan 2026 secara online

Mengacu pada informasi resmi BPJS Kesehatan, berikut langkah-langkah melakukan skrining BPJS Kesehatan melalui website maupun aplikasi JKN Mobile:

- Cara skrining BPJS Kesehatan 2026 via website

  • Buka laman https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining
  • Masukkan NIK atau nomor kartu BPJS Kesehatan, tanggal lahir, dan kode captcha
  • Klik “Cari Peserta”, lalu pilih “Setuju”
  • Lengkapi data diri, seperti berat badan, tinggi badan, pendidikan terakhir, nomor handphone, dan kontak keluarga
  • Jawab seluruh pertanyaan skrining terkait kondisi kesehatan, riwayat penyakit, dan pola konsumsi harian
  • Klik “Simpan” setelah seluruh data terisi

Setelah selesai, sistem akan menampilkan hasil skrining BPJS Kesehatan secara otomatis, termasuk tingkat risiko diabetes, hipertensi, jantung koroner, dan gangguan ginjal.

- Cara skrining BPJS Kesehatan di aplikasi Mobile JKN

Selain website, screening BPJS juga bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Berikut caranya:

  • Unduh aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store
  • Login menggunakan akun Mobile JKN yang sudah terdaftar
  • Pada halaman utama, pilih menu “Lainnya”
  • Klik “Skrining Riwayat Kesehatan”
  • Pilih anggota keluarga yang akan mengikuti skrining
  • Setujui persetujuan yang muncul di layar
  • Isi data diri secara lengkap dan jujur
  • Jawab seluruh pertanyaan skrining sesuai kondisi kesehatan sebenarnya

Hasil skrining BPJS Kesehatan akan langsung muncul di aplikasi. Pengisian data yang akurat menjadi kunci agar hasil skrining benar-benar mencerminkan kondisi kesehatan peserta.

Skrining BPJS Kesehatan di FKTP

Bagi peserta yang kurang familiar dengan layanan digital, skrining BPJS Kesehatan tetap bisa dilakukan secara langsung di FKTP, seperti puskesmas atau klinik tempat peserta terdaftar.

Peserta cukup membawa e-KTP atau kartu BPJS Kesehatan, baik fisik maupun digital. Petugas kesehatan akan membantu proses pengisian skrining serta melakukan pemeriksaan awal bila diperlukan.

Melalui skrining BPJS Kesehatan, peserta dapat mengenali potensi masalah kesehatan sejak dini. Deteksi awal ini memungkinkan upaya pencegahan dan penanganan dilakukan lebih cepat, sebelum penyakit berkembang menjadi lebih berat.

Di sisi lain, data skrining juga membantu BPJS Kesehatan dalam menyusun layanan kesehatan yang lebih preventif, terarah, dan sesuai kebutuhan peserta.

Dengan akses yang mudah dan proses yang cepat, skrining BPJS Kesehatan 2026 menjadi solusi praktis untuk memantau kesehatan secara rutin tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Tag:  #link #cara #skrining #bpjs #kesehatan #2026 #risiko #penyakit #secara #online

KOMENTAR