Libur Nataru 2025/2026, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Naik 6,57 Persen
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
15:10
1 Januari 2026

Libur Nataru 2025/2026, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Naik 6,57 Persen

Baca 10 detik
  • Menteri Perhubungan mencatat peningkatan penumpang angkutan umum Nataru 2025/2026 sebesar 6,57 persen.
  • Total 14.951.649 penumpang tercatat selama periode H-7 Natal hingga H+5, didominasi kereta api.
  • Penyelenggaraan berjalan sesuai rencana, namun pemerintah fokus pada keselamatan dan persiapan arus balik mendatang.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mencatat terjadi peningkatan jumlah penumpang angkutan umum selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Kenaikan itu terlihat dari akumulasi pergerakan penumpang sejak H-7 Natal hingga H+5.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang angkutan umum pada periode H-7 atau 18 Desember 2025 hingga H+5 Natal atau 30 Desember 2025 mencapai 14.951.649 orang.

Angka tersebut naik 6,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.029.327 orang.

“Jumlah pergerakan masyarakat yang menggunakan angkutan umum pada masa libur Nataru kali ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebanyak 6,57 persen,” ujar Dudy kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

Dari catatan Posko Pusat Angkutan Nataru 2025/2026, penumpang kereta api menjadi moda dengan jumlah pengguna terbanyak, yakni 5.380.544 orang.

Sementara itu, angkutan udara mencatatkan 3.496.901 penumpang.

Adapun untuk angkutan penyeberangan tercatat sebanyak 2.578.163 penumpang, disusul angkutan darat sebanyak 2.251.733 orang.

Sedangkan angkutan laut melayani 1.244.308 penumpang selama periode tersebut.

Menurut Dudy, kenaikan jumlah penumpang angkutan umum secara akumulatif menjadi salah satu indikator pemanfaatan kebijakan stimulus penurunan atau diskon tarif transportasi yang diamanahkan Presiden Prabowo Subianto.

“Ke depan kami sangat berharap jumlahnya bisa terus bertambah sampai berakhirnya masa angkutan Nataru 2025/2026,” ungkapnya.

Secara umum, Dudy menyampaikan, penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 hingga saat ini berjalan sesuai rencana.

Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tetap memberi perhatian serius pada aspek keselamatan perjalanan.

“Kami menyesalkan terjadinya sejumlah insiden kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa beberapa waktu lalu. Kami berupaya mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari dan harapannya masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan selamat, aman, dan lancar,” ucap Dudy.

Menjelang arus balik, Menhub meminta seluruh pemangku kepentingan transportasi di berbagai moda untuk melakukan persiapan matang.

Ia menginstruksikan agar titik-titik rawan kepadatan dipetakan dan kesiapan layanan di simpul transportasi diperkuat.

Sopir angkutan kota menunggu penumpang di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (14/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto] PerbesarSopir angkutan kota menunggu penumpang . [Suara.com/Alfian Winanto]

“Untuk angkutan umum, kami mendorong kesiapan cadangan armada dan penambahan petugas sesuai kebutuhan di lapangan. Adapun untuk angkutan jalan, kami bersama stakeholder terkait akan menerapkan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow atau one way secara situasional,” terangnya.

Dudy juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik untuk merencanakan waktu perjalanan di luar puncak arus balik jika memungkinkan.

Ia meminta masyarakat terus memantau informasi lalu lintas dan cuaca melalui kanal resmi.

“Selalu pantau informasi terkait arus lalu lintas dan cuaca melalui kanal resmi yang tersedia. Khusus bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi, selalu patuhi aturan lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #libur #nataru #20252026 #jumlah #penumpang #angkutan #umum #naik #persen

KOMENTAR