Marak Penipuan Ganti Nomor Telepon di Google Map, PHRI DIY Imbau Turis Waspada
PHRI DIY imbau wisatawan waspada modus penipuan ganti nomor telepon hotel dan kafe di Google Map dan TikTok, khususnya saat long weekend.(Unsplash/Cardmapr)
06:08
22 Mei 2026

Marak Penipuan Ganti Nomor Telepon di Google Map, PHRI DIY Imbau Turis Waspada

- Menjelang libur panjang akhir pekan mulai Rabu (27/5/2026), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) imbau wisatawan waspada akan modus penipuan yang mengganti nomor telepon penginapan.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan, saat musim libur akhir pekan, wisatawan sering menemukan modus penipuan dengan mengganti nomor telepon penginapan di platform Google Map.

Waspada modus penipuan ganti nomor telepon di Google Map

Sudah merambah hingga TikTok

PHRI DIY imbau wisatawan waspada modus penipuan ganti nomor telepon hotel dan kafe di Google Map dan TikTok, khususnya saat long weekend.Dok. Freepik/DC Studio PHRI DIY imbau wisatawan waspada modus penipuan ganti nomor telepon hotel dan kafe di Google Map dan TikTok, khususnya saat long weekend.

Sampai saat ini, Deddy menuturkan, pihaknya mendapatkan laporan resmi dari lima hotel dan restoran yang nomor teleponnya diganti oleh orang tak dikenal untuk menipu wisatawan.

“Masih ada bukan via website, tapi Google Map nomor hp-nya diganti pemalsu,” ujar Deddy saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).

Ia menambahkan, pelaku penipuan tidak hanya mengganti nomor telepon pada Google Map, tapi saat ini sudah merambah ke media sosial salah satunya, TikTok.

“TikTok Palsu, yang nomor hp-nya palsu,” kata dia.

Ia mengimbau kepada wisatawan yang akan berkunjung ke DIY saat libur akhir pekan agar tidak buru-buru mentransfer sejumlah uang setelah menghubungi pihak hotel.

“Dipastikan dahulu nomor hp itu benar-benar nomor hotel yang dipilih. Bisa lihat di website PHRI DIY,” kata Deddy. 

Penipuan modus pembayaran pajak

PHRI DIY imbau wisatawan waspada modus penipuan ganti nomor telepon hotel dan kafe di Google Map dan TikTok, khususnya saat long weekend.SHUTTERSTOCK/ADITYA_FRZHM PHRI DIY imbau wisatawan waspada modus penipuan ganti nomor telepon hotel dan kafe di Google Map dan TikTok, khususnya saat long weekend.

Ketika disinggung soal penipuan yang menyasar pengusaha hotel dengan modus pembayaran pajak, PHRI DIY belum mendapatkan laporan secara detail terkait hal ini.

“Saya malah belum dapat laporan dari anggota PHRI kota (Yogyakarta) masalah ini, juga belum dapat laporan dari Pemkot (Pemerintah Kota) Yogyakarta,” ujar Deddy.

Sebelumnya, masyarakat dan kalangan pelaku usaha di Kota Yogyakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terkait beredarnya sebuah foto surat palsu yang mencatut nama Pemerintah Kota Yogyakarta.

Surat ber-kop resmi lengkap dengan cap basah tiruan tersebut berisi instruksi mengenai Perubahan Pembayaran Sementara yang berkaitan dengan penyetoran pajak daerah.

Foto lembaran surat dinas palsu ini dilaporkan menyebar secara berantai melalui pesan singkat di aplikasi percakapan WhatsApp sejak sepekan terakhir.

Merespons keresahan publik, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta, Raden Roro Andarini memastikan bahwa surat naskah dinas yang mengatasnamakan institusi Pemkot Yogyakarta tersebut adalah murni hoaks atau palsu.

Andarini memaparkan, kepastian bahwa surat tersebut palsu terlihat sangat jelas dari struktur kop surat yang digunakan.

Pelaku terbukti abai karena tidak menyelaraskan format surat dengan Keputusan Wali Kota Yogyakarta Nomor 437 Tahun 2024 tentang Penetapan Kop Naskah Dinas dan Stempel Perangkat Daerah dan Unit Kerja pada Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Ketidaksesuaian tersebut terlihat dari tidak dicantumkannya tulisan dalam aksara Jawa, alamat situs web, serta surat elektronik resmi,” ujar Raden Roro Andarini saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (19/5/2026).

Tag:  #marak #penipuan #ganti #nomor #telepon #google #phri #imbau #turis #waspada

KOMENTAR