Museum Passport dan Koleksi Cap, Cara Baru Wisata Sejarah untuk Anak Muda
Potret pengunjung Museum Nasional Indonesia. Pengunjung yang punya Museum Passport bisa mengoleksi aneka cap yang berbeda di tiap lokasi. Simak selengkapnya.(KOMPAS.com / Suci Wulandari Putri )
16:35
19 Mei 2026

Museum Passport dan Koleksi Cap, Cara Baru Wisata Sejarah untuk Anak Muda

Museum Cagar Budaya (MCB) menghadirkan program Museum Passport (paspor museum) dan cap khusus museum, salah satu upaya menarik kunjungan wisatawan khususnya anak muda. 

"Semoga Museum Passport ini dapat menjadi langkah awal, langkah inovatif menjadikan pengunjung mengunjungi museum. Itu harus kita jadikan gaya hidup, seperti orang datang ke mal atau ke mana. Datang ke museum harus kita jadikan gaya hidup yang berbudaya," kata Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dilansir dari Antara, Selasa (19/5/2026).

Museum Passport dan koleksi cap, cara baru wisata sejarah

Tiap museum punya cap yang berbeda

Kementerian Kebudayaan meluncurkan program paspor museum bertepatan dengan momen peringatan Hari Museum Internasional yang diperingati setiap 19 Mei.

Melalui program ini, pengunjung bisa mengoleksi cap atau stempel yang dibubuhkan langsung ke dalam buku paspor tersebut. Cap stempel ini sudah disediakan di dalam museum.

Setiap tempat memiliki keunikan sendiri. Tiap-tiap museum bisa saja memiliki desain cap yang berbeda satu sama lain sehingga membuat aktivitas mengoleksi cap menjadi menantang dan menyenangkan.

Dirilis pada 16 Juni 2026

Kepala MCB, Esti Nurjadin menyampaikan, paspor khusus tersebut akan resmi dirilis pada pertengahan Juni 2026 mendatang, tepatnya Selasa (16/6/2026), bertepatan dengan hari jadi MCB. 

Hingga saat ini, sudah ada 18 museum yang menyatakan siap dan 34 cagar budaya di bawah naungan MCB yang siap berpartisipasi.

Semua tempat tersebut sudah siap menyediakan cap khusus untuk paspor tersebut, yang mencakup museum di tingkat kabupaten, tingkat kota, hingga tingkat provinsi.

Adapun pihak MCB juga menyambut baik museum yang dikelola swasta untuk ikut serta. 

Bagaimana cara beli Museum Passport?

Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Pengunjung yang punya Museum Passport bisa mengoleksi aneka cap yang berbeda di tiap lokasi. Simak selengkapnya.KOMPAS.com/Egadia Birru Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Pengunjung yang punya Museum Passport bisa mengoleksi aneka cap yang berbeda di tiap lokasi. Simak selengkapnya.

Museum Passport bisa dibeli di IHA Shop, toko suvenir resmi di bawah pengelolaan MCB. Selain itu, MCB juga berencana untuk bekerja sama dengan berbagai toko buku guna memperluas distribusi Museum Passport ke berbagai daerah.

Untuk pembuatan paspor ini, MCB bekerja sama dengan Paperina yang diharapkan bisa mendongkrak kunjungan generasi muda.

Berdasarkan hasil survei resmi dari MCB pada tahun 2025, generasi muda adalah kelompok yang mendominasi kunjungan ke museum.

Ide mengenai cap dan buku paspor ini terinspirasi dari pengalaman mengumpulkan cap ketika mengikuti berbagai kegiatan. Menurut Esti, aktivitas ini sangat cocok dengan karakter generasi Z dan generasi Alpha. 

Sementara itu, Fadli berharap Museum Passport bisa membawa dampak positif yang besar dan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Tag:  #museum #passport #koleksi #cara #baru #wisata #sejarah #untuk #anak #muda

KOMENTAR