KAI Tutup 41 Perlintasan Liar di Yogyakarta dan Solo, Ini Daerah Terbanyak
Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?(Dokumentasi PT Kereta Api Indonesia)
15:35
19 Mei 2026

KAI Tutup 41 Perlintasan Liar di Yogyakarta dan Solo, Ini Daerah Terbanyak

Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta telah menutup total 41 perlintasan liar di daerah Yogyakrata dan Solo sepanjang periode 2023 hingga Mei 2026.

"Dalam empat tahun terakhir atau sepanjang periode 2023–Mei 2026, Daop 6 telah menutup total 41 perlintasan liar dengan terinci tahun 2023 sebanyak enam perlintasan, tahun 2024 sebanyak 14 perlintasan, tahun 2025 sebanyak 14 perlintasan, dan sampai Mei 2026 ini sebanyak tujuh perlintasan telah ditutup," jelas Deputy EVP Daop 6 Yogyakarta, Rahim Ramdhani dalam siaran resmi, dikutip Selasa (19/5/2026).

KAI tutup perlintasan liar

Tak ada pengaman yang memadai dan di luar aturan resmi

Terbaru, Daop 6 menutup sebanyak dua perlintasan liar pada Selasa (19/5/2026). Dua titik tersebut terletak di Km 3+1/2 petak antara Solo Kota-Sukoharjo dan di Km 537+7 petak antara Patukan-Rewulu. 

Kegiatan ini dipimpin oleh Deputy EVP Daop 6 Yogyakarta Rahim Ramdhani bersama berbagai unit kerja Daop 6 Yogyakarta, termasuk berkolaborasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Semarang, Dishub, Pemda setempat, TNI & POLRI, kewilayahan, serta Komunitas Pencinta Kereta Api atau Railfans.

Penutupan perlintasan liar dilakukan karena dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan raya.

Kata Rahim, perlintasan liar yang ditutup adalah yang lebar jalannya di bawah dua meter, tidak memiliki pengamanan yang memadai, dan berada di luar pengaturan resmi. 

Kondisi ini, sambungnya, tentu menimbulkan potensi risiko bahaya bagi keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan pelaksanaan atas amanah Pemerintah untuk menutup perlintasan liar dan melakukan peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang," Kata Rahim.

Sepanjang tahun 2026, KAI Daop 6 telah menutup tujuh perlintasan liar, dengan rincian ada tiga perlintasan di Wonogiri, dua perlintasan di Wates, satu perlintasan di Wojo, satu perlintasan di Sukoharjo, dan satu perlintasan di Yogyakarta.

"Ke depannya, penanganan perlintasan akan dilakukan secara komprehensif, mulai dari penutupan perlintasan yang berisiko, peningkatan penjagaan dan pengawasan, hingga pemanfaatan teknologi,” katanya.

Perlintasan liar terbanyak di Wonogiri

Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?Dokumentasi PT Kereta Api Indonesia Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?

Dari 41 perlintasan liar yang ditutup oleh KAI, paling banyak tersebar di wilayah Wonogiri, sebanyak 17 perlintasan.

Disusul oleh Solo sebanyak lima perlintasan, Wojo sebanyak empat perlintasan, Wates sebanyak empat perlintasan, Brambanan sebanyak dua perlintasan, Sumberlawang sebanyak dua perlintasan, Sragen sebanyak dua perlintasan, Yogyakarta sebanyak tiga perlintasan, Klaten sebanyak satu perlintasan, dan Palur sebanyak satu perlintasan.

Saat ini, di wilayah Daop 6 Yogyakarta terdapat total 292 perlintasan sebidang.

Dari 292 perlintasan sebidang tersebut, 97 perlintasan di antaranya dijaga KAI, 32 perlintasan dijaga Pemda, 23 perlintasan dijaga pihak eksternal, 127 perlintasan tidak dijaga, dan 13 perlintasan liar. 

Adapun 13 perlintasan liar itu terletak di Wonogiri sebanyak 12 perlintasan, dan 1 perlintasan di Sumberlawang.

"Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan perlintasan sebidang resmi, tidak membuka lagi perlintasan liar yang sudah ditutup maupun tidak lagi membuka perlintasan liar baru,” kata Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih.

Baca juga: KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah 4 Perjalanan Kereta Selama Libur Sekolah

Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?Dokumentasi PT Kereta Api Indonesia Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?

Feni menambahkan, Daop 6 juga secara aktif menggencarkan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat. 

Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 267 kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan. Terdiri dari 262 kegiatan di perlintasan sebidang, serta lima kegiatan di sekolah dan lingkungan masyarakat. 

Edukasi ini, kata Feni, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di sekitar jalur kereta api.

KAI Daop 6 pasang pengeras suara

Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?Dokumentasi PT Kereta Api Indonesia Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?

Lebih lanjut, dalam memberikan pemahaman dan penyampaian informasi keselamatan secara langsung kepada pengguna jalan raya di lapangan, Daop 6 juga telah memasang perangkat pengeras suara atau audio imbauan keselamatan di 9 titik perlintasan Daop 6 Yogyakarta.

Titik pengeras suara tersebut berada di JPL 736, 739, 3A, 352, 351, 320, 316, 350, dan 349. 

Fasilitas ini, katanya, diharapkan mampu memberikan peringatan dini kepada pengguna jalan agar tertib mematuhi rambu-rambu, serta lebih waspada saat berada di perlintasan kereta api.

Tidak hanya itu, lanjut Feni, peningkatan kompetensi petugas penjaga perlintasan (PJL) juga menjadi perhatian utama. 

Hingga Triwulan I 2026, Daop 6 telah melaksanakan pembinaan PJL hingga angkatan ketujuh.

Pebinaan dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menjaga keselamatan di perlintasan. 

Tidak hanya kepada para petugas PJL yang dikelola KAI, tapi juga berkolaborasi dengan para petugas di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan di berbagai titik.

"Jajaran manajemen Daop 6 Yogyakarta juga secara konsisten melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke lapangan setiap bulannya melalui kegiatan Tilik Perlintasan Sebidang," ujar Feni.

Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?Dokumentasi PT Kereta Api Indonesia Potret penutupan perlintasan liar di Daop 6 Yogyakarta. Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta menutup total 41 perlintasan liar di Yogyakarta dan Solo. Di mana daerah terbanyak?

Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan untuk memastikan seluruh petugas menjalankan tugas sesuai prosedur.

Serta memberikan pembinaan secara langsung guna meningkatkan kinerja dan kesiapsiagaan di lapangan.

"Melalui berbagai upaya seperti penutupan perlintasan liar, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan perangkat imbauan keselamatan, serta pembinaan berkelanjutan kepada petugas di lapangan, kami berharap dapat terus meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian," kata Feni.

Baca juga: 4 Negara ASEAN Perkuat Jalur Kereta Cepat Regional, Indonesia Tidak Bergabung

Tag:  #tutup #perlintasan #liar #yogyakarta #solo #daerah #terbanyak

KOMENTAR