Museum Marsinah di Nganjuk Diresmikan Prabowo Hari Ini, Intip Koleksinya
Sepeda ontel tua milik Marsinah yang dipajang di Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (16/5/2026)()
15:07
16 Mei 2026

Museum Marsinah di Nganjuk Diresmikan Prabowo Hari Ini, Intip Koleksinya

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada hari ini, Sabtu (16/5/2026) pagi.

Peresmian Museum Ibu Marsinah ditandai dengan pembacaan pernyataan resmi oleh Prabowo, serta penandatanganan prasasti sebagai simbol dibukanya museum tersebut.

Prabowo selanjutnya menandatangani prasasti didampingi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta keluarga almarhumah Marsinah.

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Jakarta yang lagi Hits 2026, Ada Taman Hiburan hingga Museum

Peresmian museum tersebut berlangsung di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, tokoh serikat pekerja, dan masyarakat setempat.

Kapan Museum Ibu Marsinah dibuka?

Tujuh hari setelah peresmian, museum ini dibuka untuk umum

Dilansir dari Kompas.com, Museum Ibu Marsinah dibangun sebagai ruang edukasi dan penghormatan terhadap perjuangan Marsinah, aktivis buruh yang dikenal memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyebut bahwa Museum Ibu Marsinah bakal dibuka untuk umum pada tujuh hari setelah peresmian ini berlangsung.

Saat dibuka untuk umum, Museum dan Rumah Ibu Marsinah bakal beroperasi pukul 10.00-17.00 WIB.

“Museum ini akan diurus oleh Yayasan KSPSI, yang saya sudah ditugaskan Pak Ahmad Fauzi, Ketua DPD SPSI Jawa Timur, untuk membentuk kepengurusan museum agar bisa teratur,” kata Andi, dikutip dari Kompas.com.

Museum Srihadi Soedarsono, Ruang Sunyi di Tengah Riuhnya Bandung

Apa saja koleksi Museum Ibu Marsinah?

Ada diorama hingga ruang peziarah

Salah satu pengunjung tengah mengamati koleksi di Museum dan Rumah Singgah Marsinah Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (16/5/2026)KOMPAS.com/USMAN HADI Salah satu pengunjung tengah mengamati koleksi di Museum dan Rumah Singgah Marsinah Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (16/5/2026)

Museum dan Rumah Singgah Marsinah menjadi ruang yang merekam perjalanan hidup Marsinah, mulai dari masa kecil, perjuangan buruh era 1990-an, hingga pengakuan negara terhadap perjuangannya.

Saat memasuki bangunan museum, pengunjung disambut papan persegi panjang yang memuat profil Museum Pahlawan Nasional Ibu Marsinah.

Di dalam museum, sejumlah diorama ditata berurutan, menggambarkan sejarah panjang perjuangan Marsinah dan kaum buruh di Indonesia.

Baca juga: Panduan ke Museum Indonesia di TMII: Jam Operasional dan Tiket Masuk

Salah satu diorama menampilkan suasana May Day 2025. Ada pula diorama aksi demonstrasi buruh era 1990-an yang menggambarkan dinamika perjuangan pekerja pada masa itu.

Di bagian lain, terpajang diorama penobatan Marsinah sebagai pahlawan nasional.

Bagian belakang Museum Ibu Marsinah juga disiapkan rumah singgah gratis bagi para peziarah.

“Ini ada rumah singgah di belakang (museum), yang kami buat untuk para peziarah yang tidak mendapatkan penginapan, dan ini digratiskan. Hanya maksimal satu malam, karena takutnya jadi tempat tinggal,” kata Andi.

Baca juga: Unik, Thailand Hadirkan Museum Bawah Laut Bertema Ramayana

Tag:  #museum #marsinah #nganjuk #diresmikan #prabowo #hari #intip #koleksinya

KOMENTAR