Pesawat Pengangkut Jemaah Haji RI Diminta Hindari Wilayah Konflik Timur Tengah
Ilustrasi jemaah haji. Persiapan keberangkatan calon jemaah haji 2026.(Humas Kemenag Sumsel)
17:07
17 April 2026

Pesawat Pengangkut Jemaah Haji RI Diminta Hindari Wilayah Konflik Timur Tengah

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan pentingnya aspek keamanan dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengimbau maskapai pengangkut jemaah haji Indonesia untuk tidak melintasi wilayah-wilayah yang tengah mengalami konflik, khususnya di kawasan Teluk Persia.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, yang menjelaskan bahwa dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah dapat berdampak pada keselamatan penerbangan.

Baca juga: KPK Panggil 5 Bos Biro Travel Jadi Saksi Kasus Kuota Haji

Meski demikian, ia memastikan bahwa seluruh penerbangan dan operasional haji tahun ini tetap berjalan sesuai rencana pemerintah Arab Saudi.

“Bagi pengelola perjalanan jemaah haji, untuk penerbangannya diusahakan menghindari wilayah-wilayah konflik, mengingat akan ada penerbangan haji langsung ke Jeddah,” ujar Heni dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.

Menurut Heni, koordinasi antara Kemlu dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berjalan sangat baik. Keduanya rutin saling berbagi pembaruan informasi terkait perkembangan persiapan haji di Arab Saudi.

Baca juga: Garuda Indonesia Kerahkan 1.085 Awak Pesawat untuk Penerbangan Haji 2026

Kelancaran koordinasi ini semakin terbantu dengan peran Kantor Urusan Haji di bawah KJRI Jeddah, yang memastikan bahwa berbagai informasi teknis dan operasional dapat segera ditindaklanjuti.

Jadwal keberangkatan petugas Haji 2026

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa persiapan keberangkatan haji dari Indonesia telah disusun secara detail.

Tahapan awal akan dimulai dengan pemberangkatan petugas haji yang bertugas mendampingi jemaah di berbagai daerah kerja (daker) di Tanah Suci.

Ilustrasi berdoa ketika thawaf. Ini 12 tempat mustajab berdoa di Makkah, dari saat thawaf di depan Ka?bah hingga di Padang Arafah.Pexels/M1DDL3 M7N Ilustrasi berdoa ketika thawaf. Ini 12 tempat mustajab berdoa di Makkah, dari saat thawaf di depan Ka?bah hingga di Padang Arafah.

Adapun jadwal keberangkatan petugas PPIH Arab Saudi 2026 adalah sebagai berikut:

  • 13 April 2026: Keberangkatan tim advance.
  • 17–18 April 2026: Keberangkatan petugas Daker Bandara dan Daker Madinah.
  • 22–23 April 2026: Keberangkatan bertahap petugas Daker Makkah.
  • 19 Mei 2026: Keberangkatan Amirul Hajj.

Menhaj menegaskan bahwa gelombang keberangkatan petugas ini diperlukan agar seluruh layanan bagi jemaah telah siap sebelum kedatangan jemaah dari tanah air.

Jadwal keberangkatan jemaah dan kuota resmi 2026

Kemenhaj juga menjadwalkan jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama untuk mulai masuk asrama haji pada:

  • 21 April 2026: Jemaah kloter pertama masuk asrama.
  • 22 April 2026: Keberangkatan jemaah ke Tanah Suci dimulai.

Untuk musim haji 2026, Indonesia mendapatkan kuota resmi sebanyak 221.000 jemaah, dengan rincian:

  • 203.320 jemaah haji reguler
  • 17.680 jemaah haji khusus

Baca juga: Konflik Timur Tengah Ancam Penerbangan Haji dan Umrah, Pemerintah Harus Antisipasi

Seluruh langkah mitigasi, termasuk koordinasi lintas kementerian, peningkatan pemantauan wilayah udara, hingga pengaturan jadwal keberangkatan petugas, ditujukan untuk memastikan satu hal: keamanan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dengan situasi geopolitik yang dinamis, pemerintah terus memantau perkembangan di kawasan Timur Tengah dan siap menyesuaikan kebijakan demi melindungi jemaah.

Tag:  #pesawat #pengangkut #jemaah #haji #diminta #hindari #wilayah #konflik #timur #tengah

KOMENTAR