Kalender Event EIGER 2026, Ada Kompetisi Panjat Tebing Internasional
Ilustrasi ekspedisi EIGER. (Dokumentasi EIGER. )
14:07
25 Maret 2026

Kalender Event EIGER 2026, Ada Kompetisi Panjat Tebing Internasional

Brand perlengkapan kegiatan luar ruang, EIGER meluncurkan agenda tahunan dalam Calender of Events 2026. Adapun salah satu agenda yang akan digelar yaitu kompetisi panjat tebing skala internasional.

"Panjat tebing adalah bagian dari sejarah EIGER sejak awal berdiri. Papan panjat di toko EIGER Cihampelas sudah ada sejak 1994, tempat lahirnya banyak legenda panjat Indonesia," kata Brand Communicatons EIGER Zakiy Zulkarnaen dalam siaran resmi, dikutip Rabu (25/3/2026).

Kompetisi panjat tebing skala internasonal ini bernama Independence Sport Climbing Competition (EISCC). Agenda yang sudah digelar sejak 2002 ini menjadi wadah atlet muda Indonesia berlatih sebelum tampil di ajang dunia.

Baca juga: Eiger Jelajahi Indonesia, Persiapan Ekspedisi 5 Negara Asia Tenggara

"EISCC melengkapi kompetisi standar internasional dan mempertemukan bibit-bibit atlet juara dunia," kata Zakiy.

Tahun ini, sambungnya, EISCC akan digelar pada Hari Kemerdekaan, Agustus 2026. Nantinya akan mengundang banyak atlet panjat tebing dari Filipina hingga Malaysia.

Adapun rangkaian Road to EISCC akan digelar melalui South East Asia Boulder League 2026 bersama Boulder Planet.

Baca juga: Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Misi lingkungan di Sumatera

Lebih lanjut disampaikan, tahun ini EIGER juga akan menjalankan agenda pemulihan lingkungan di Pulau Sumatera.

Kata Zakiy, pemulihan di Pulau Sumatera nantinya akan dijalankan bersama National Geographic Indonesia. 

Dalam misi ini, tim akan melakukan ekspedisi eksplorasi dan dokumentasi kondisi tutupan hutan yang berada di Pulau Sumatera.

Baca juga: Eiger Sediakan Vaksin dan Hazmat untuk Masyarakat Jawa Barat

Zakiy menuturkan, agenda ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran akan kekayaan ekosistem Indonesia. 

Sekaligus melakukan pendataan awal kondisi hutan dari Batusangkar (Sumatera Barat), hingga Bentang Leuser (Sumatera Utara dan Aceh).

Ilustrasi ekspedisi EIGER. Dokumentasi EIGER. Ilustrasi ekspedisi EIGER. "Bersama National Geographic Indonesia, EIGER menginisiasi program Benih untuk Pulih, perjalanan jangka panjang yang membutuhkan usaha kolektif dari banyak pihak: komunitas penjaga hutan, masyarakat adat, pemuda, perempuan, dan lembaga pendukung," tutur Zakiy.

Lebih lanjut disampaikan, dalam pelakanaan misi ini, pelanggan EIGER dapat menyumbangkan benih pohon ke berbagai toko EIGER terdekat.

Pelanggan bisa memilih untuk menjadi donatur penanaman pemulihan hutan di Sumatera. Sebagai tanda partisipasi pelanggan, EIGER juga menyiapkan "Sertifikat Wali Pohon" bagi setiap pelanggan.

Baca juga: Eiger Beri Diskon hingga 50 Persen sebagai Ungkapan Terima Kasih

Dalam keterangan resmi, Editor in Chief National Geographic Indonesia Didi Kaspi Kasim mengatakan realisasi misi ini membutuhkan tiga fase jangka panjang.

Yaitu mulai dari fase satu tentang pemetaan, dokumentasi dan diskusi. Lalu fase dua penanaman pohon sebagai pemulihan jangka pendek, serta fase tiga pemulihan jangka panjang lewat edukasi ke masyarakat adat.

"Kami akan menyusur sumber air dari Batusangkar (Sumbar) menuju Benteng Leuser di Sumut/Aceh. Memahami bagaimana perubahan lanskap di hulu berdampak pada kehidupan sosial budaya dan ekonomi di hilir," kata Didi.

Baca juga: Eiger Buka Toko Terbaru di Radio Dalam Jakarta

Misi pendidikan di NTT

Brand Communications EIGER Zakiy Zulkarnaen saat pemaparan materi di Mbloc Space, Kamis (12/3/2026). Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Brand Communications EIGER Zakiy Zulkarnaen saat pemaparan materi di Mbloc Space, Kamis (12/3/2026). Zakiy melanjutkan, agenda lainnya yang akan digelar oleh EIGER yaitu misi pendidikan dan pemberdayaan generasi muda di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Misi pendidikan ini berfokus pada akses pendidikan, fasilitas, tas sekolah, dan motivasi bagi anak-anak di daerah terpencil.

"Sebagai upaya kolektif jangka pendek untuk merespons krisis kualitas pendidikan bagi murid, juga honorer di daerah terpencil, EIGER membuka program "Drop Box" di beberapa toko EIGER di seluruh Indonesia," kata Zakiy.

Baca juga: Tim Eiger Bakal Daki Gunung Berbahaya Hkakabo Razi di Myanmar

Nantinya, sambung Zakiy, konsumen EIGER bisa menyumbang apapun kebutuhan pendidikan. Beberapa di antaranya seperti buku tulis, alat tulis, buku pelajaran, maupun buku bacaan.

Semua perlengkapan tersebut, kata Zakiy, akan disalurkan oleh tim EIGER ke sekolah-sekolah yang paling membutuhkan.

Tag:  #kalender #event #eiger #2026 #kompetisi #panjat #tebing #internasional

KOMENTAR