Panas Ekstrem di Bangkok, Pengunjung Songkran Diimbau Waspada
Cuaca panas ekstrem tengah melanda Bangkok, Thailand, belakangan ini, bertepatan dengan Songkran yang dimulai pada Senin (13/4/2026) kemarin dengan suhu mencapai 42 derajat celsius.
Songkran merupakan perayaan tahun baru di Thailand yang termasuk periode libur panjang, sekaligus puncak kunjungan wisatawan.
Tepat pada hari pertama Songkran, pemerintah Thailand mengeluarkan peringatan suhu ekstrem di level berbahaya, seperti dilansir The Nation Thailand, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: 11 Lokasi Perayaan Songkran 2026 di Bangkok, Thailand
Peringatan ini secara khusus ditujukan kepada kerumunan besar yang berpartisipasi dalam perayaan festival Songkran di luar ruangan.
Songkran dirayakan pada 13-15 April 2026 di berbagai lokasi, khususnya Bangkok yang menjadi pusat perang air raksasa dan budaya selama festival ini berlangsung.
Tahun ini, Otoritas Pariwisata Thailand mengusung tema Songkran berupa “warisan budaya bertemu kreativitas kontemporer”, seperti dikutip Bangkok Post.
Baca juga: Wisatawan di Eropa Akan Hadapi Pajak dan Aturan Baru Pada Musim Panas 2026
Pengunjung Songkran diimbau waspada akan cuaca panas ekstrem yang dapat menimbulkan risiko kesehatan signifikan, seperti pusing, kelelahan, dan demam.
Beberapa kelompok dinilai rentan terserang penyakit akibat cuaca ekstrem, di antaranya anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Korban meninggal akibat cuaca ekstrem di Thailand
Dikutip dari berita lain di The Nation Thailand, gelombang panas menjadi salah satu kondisi yang paling dihindari di Thailand setiap tahunnya.
Berdasarkan data historis, terdapat sejumlah korban meninggal akibat serangan panas terus berlanjut selama beberapa tahun belakangan.
Festival Songkran di Silom, salah satu pesta perang air populer selama Songkran di Bangkok.
Setidaknya tercatat 30 korban meninggal pada Maret-April 2024, serta 182 kasus dan 21 korban meninggal pada 2025.
Baca juga: Bayi Lahir di Tengah Penerbangan Picu Perdebatan Panas soal Kewarganegaraan di AS
Otoritas kesehatan masyarakat di Thailand telah mengimbau masyarakat melakukan tindakan pencegahan selama cuaca panas.
Di antaranya minum cukup air, menghindari paparan sinar matahari langsung antara pukul 11.00-15.00, mengenakan pakaian yang menyerap keringat, serta beristirahat di tempat yang teduh atau berventilasi baik.
Mereka juga memperingatkan agar tidak mengonsumsi alkohol, karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Dengan kondisi cuaca yang semakin panas dan semakin parah setiap tahunnya, bahkan kelengahan sesaat pun dapat menyebabkan kehilangan yang tak terduga.
Baca juga: Pertama Kali Ikut Pesta Air Songkran di Thailand, Ini 10 Aturannya
Tag: #panas #ekstrem #bangkok #pengunjung #songkran #diimbau #waspada