20 Orang Terjebak 5 Jam di Lift Gedung Tertinggi, Pengelola Tawarkan Refund
Kepanikan sempat terjadi di Tokyo Skytree pada Minggu (22/2/2026) malam waktu setempat ketika 20 pengunjung, termasuk anak-anak, terjebak di dalam lift selama sekitar lima jam akibat gangguan teknis.
Insiden ini terjadi di menara setinggi 634 meter yang menjadi landmark sekaligus salah satu destinasi wisata paling populer di Tokyo.
Tokyo Skytree sendiri dibuka pada 2012. Berfungsi sebagai menara penyiaran sekaligus kompleks wisata yang dilengkapi pusat perbelanjaan dan restoran.
Melansir VnExpress International, gangguan terjadi sekitar pukul 20.15 saat dua dari empat lift yang menghubungkan lantai empat dengan dek observasi setinggi sekitar 350 meter mendadak berhenti beroperasi.
Baca juga: Tempat Staycation Unik, 5 Hotel Bergaya Jepang di Jakarta
Salah satu lift yang membawa 20 penumpang tengah dalam perjalanan turun dan terhenti sekitar 30 meter di atas tanah. Sementara satu lift lain yang kosong juga mengalami malfungsi.
Akibat penghentian sistem elevator sebagai langkah pengamanan, sekitar 1.200 pengunjung lain yang berada di dek observasi dan Tembo Galleria di ketinggian sekitar 450 meter turut terdampak. Mereka harus menunggu hingga layanan lift kembali dinyatakan aman untuk digunakan secara bertahap.
Sejumlah media internasional melaporkan proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 02.00 dini hari. Petugas pemadam kebakaran bersama tim teknis gedung membuka akses lift secara manual dan memastikan seluruh penumpang keluar dengan selamat.
Tidak ada laporan korban luka maupun gangguan kesehatan serius setelah insiden tersebut.
Baca juga: Bandara Ini Jadi yang Tersibuk di Dunia, Layani 95,2 Juta Penumpang
Sebagai tindak lanjut, operator Tokyo Skytree menutup operasional menara pada hari berikutnya untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem elevator.
Pengelola juga menawarkan pengembalian dana (refund) penuh bagi pengunjung yang telah membeli tiket, terutama mereka yang terdampak langsung oleh gangguan tersebut.
Hingga kini, penyebab pasti gangguan teknis masih dalam penyelidikan. Pihak pengelola menyatakan akan memperkuat prosedur pemeliharaan dan sistem keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Tag: #orang #terjebak #lift #gedung #tertinggi #pengelola #tawarkan #refund