KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Hari Ini, Ada Pemulihan Jalur Banjir
Sebanyak 34 perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan hari ini, Senin (19/1/2026), sering dengan proses pemulihan lintasan kereta api terdampak banjir yang masih terus dilakukan.
Secara kumulatif, hingga hari ini tercatat sekitar 38.000 pelanggan sudah berhasil melakukan pembatalan.
"Hingga pagi ini, penanganan prasarana di sejumlah titik terdampak menunjukkan kemajuan. Kereta api sudah dapat melintas kembali di lintasan utama dengan pengaturan kecepatan dan pengamanan sesuai standar keselamatan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam siaran resmi, Senin (19/1/2026).
Anne mengatakan, seluruh keputusan operasional diambil berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan, serta mempertimbangkan dinamika kondisi cuaca dan prasarana.
Pemulihan lintasan di Semarang
Anne menyampaikan, pemulihan pada petak jalan Pekalongan–Sragi, di Daop 4 Semarang, menunjukkan perkembangan.
Sekitar pukul 05.10 WIB, genangan di jalur hulu dan hilir berhasil ditangani, sehingga seluruh kereta api dapat kembali melintas menggunakan lokomotif dinas masing-masing.
Pada tahap ini, kata Anne, masih diberlakukan pembatasan kecepatan 30 km/jam sambil menunggu kecukupan pemadatan balas menggunakan Multi Tie Tamper (MTT).
Sebagai informasi, MTT ialah mesin perawatan jalan rel yang berfungsi mengangkat, menata, dan memadatkan batu balas agar geometri rel kembali sesuai standar keselamatan.
Lebih lanjut disampaikan, penanganan dilakukan melalui ecer balas dan pengangkatan jalur secara manual.
Serta dilanjutkan hari ini dengan ecer balas lanjutan, pengangkatan jalur di titik tertentu, dan rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.
Foto udara suasana jalur rel kereta api terendam banjir di sekitar Stasiun Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026). Berdasarkan data PT KAI Daop IV Semarang, hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (16/1) sore menyebabkan sejumlah ruas rel kereta api jalur Stasiun Pekalongan-Sragi terendam banjir dengan ketinggian sekitar 9-20 centimeter di atas bantalan rel, yang berimbas sejumlah perjalanan terganggu atau tidak dapat melintas dari arah Semarang-Jakarta maupun sebaliknya. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc.
Pemulihan lintasan di Jakarta
Sementara itu, di Daop 1 Jakarta, genangan air di emplasemen Kampung Bandan telah tertangani.
Sejak Minggu sore hingga malam, dilakukan pengangkatan jalur manual pada jalur hulu dan hilir.
Dilanjutkan menggunakan KPJR (kendaraan pemeliharaan jalan rel) dan dinyatakan selesai pada pukul 04.30 WIB.
Kereta api pertama melintas dengan pembatasan kecepatan 20 km/jam, dan perjalanan berikutnya berangsur meningkat sesuai hasil evaluasi teknis di lapangan.
Anne menjelaskan, gangguan operasional dipicu curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat (16/1/2026), yang menyebabkan luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan Pekalongan–Sragi.
Di wilayah Jakarta, hujan deras juga menimbulkan genangan di sejumlah emplasemen dan petak jalan operasional.
“Kondisi ini merupakan force majeure akibat faktor alam di luar kendali operasional perusahaan,” tegasnya.
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Pihak KAI juga menegaskan bahwa hak pelanggan tetap diupayakan melalui service recovery (SR) dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memperoleh informasi resmi terkini serta layanan pembelian dan pengembalian tiket, pelanggan dapat mengakses aplikasi Access by KAI melalui fitur Pusat Bantuan yang terhubung dengan Call Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, email [email protected], serta media sosial resmi KAI.
Perkembangan kondisi operasional akan terus disampaikan secara berkala kepada masyarakat.
Tag: #batalkan #perjalanan #kereta #hari #pemulihan #jalur #banjir