Diduga Orang Indonesia Bobol Grok Pakai Kode Morse, Kripto Rp 3,4 Miliar Melayang
Ilustrasi Grok AI. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok. (Reuters)
11:18
10 Mei 2026

Diduga Orang Indonesia Bobol Grok Pakai Kode Morse, Kripto Rp 3,4 Miliar Melayang

- Sebuah chatbot AI besutan xAI dilaporkan berhasil ditipu hingga memindahkan aset kripto senilai sekitar 200.000 dollar AS atau setara Rp 3,4 miliar.

Aksi ini diduga dilakukan oleh seorang pengguna asal Indonesia yang dikenal di platform X dengan handle @Ilhamrfliansyh  yang kini sudah tidak bisa diakses.

Yang membuat kasus ini menarik adalah cara pelaku melancarkan aksinya, menggunakan pesan tersembunyi dalam kode Morse untuk mengecoh sistem AI.

Baca juga: Grok AI Disalahgunakan untuk Bikin Konten Tak Senonoh, Elon Musk Murka

Sandi morse jadi senjata

Insiden ini melibatkan dua sistem AI, yaitu Grok dan Bankrbot,  sebuah sistem perdagangan otomatis yang memiliki akses langsung ke dompet kripto digital. Keduanya beroperasi di jaringan blockchain Base.

Serangan dilakukan secara bertahap. Pertama, pelaku mengirimkan NFT bertajuk "Bankr Club Membership" ke dompet Grok. 

Langkah ini diduga membuat AI mendapat izin tambahan di sistem Bankrbot, termasuk kemampuan untuk melakukan transaksi aset kripto.

Setelah itu, pelaku meminta Grok menerjemahkan sebuah pesan kode Morse yang tampak biasa. Namun tersembunyi di dalamnya adalah instruksi untuk memindahkan miliaran token DRB ke alamat dompet tertentu. 

Karena sistem menganggap hasil terjemahan itu sebagai perintah sah, Bankrbot langsung menjalankan transaksi, dan aset pun berpindah tangan.

Hasilnya, pelaku berhasil mengantongi sekitar 3 miliar token DRB senilai sekitar 200.000 dollar AS. Token tersebut langsung dijual di pasar kripto, memicu gejolak harga token DRB dalam waktu singkat.

Identitas pelaku belum pasti

Di media sosial X, sejumlah pengguna mengaitkan akun pelaku dengan Indonesia berdasarkan bahasa yang digunakan serta interaksinya di komunitas kripto lokal. Namun identitas asli pelaku hingga kini belum bisa dipastikan.

Alarm bagi keamanan AI

Kejadian ini memantik kekhawatiran baru soal keamanan AI agent yaitu sistem AI yang tidak sekadar menjawab pertanyaan, tetapi juga bisa menjalankan tindakan nyata seperti transaksi keuangan dan pengelolaan aset digital.

Laporan Economic Times menyebut insiden ini memperlihatkan betapa berisikonya ketika AI diberi akses langsung ke sistem finansial tanpa pengamanan yang memadai.

Kemampuan Grok mengeksekusi perintah dari hasil terjemahan tanpa verifikasi lebih lanjut justru menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku.

Pakar keamanan siber sebenarnya sudah lama memperingatkan ancaman serupa, yang dikenal sebagai serangan prompt injection yaitu teknik menyisipkan instruksi tersembunyi untuk memanipulasi perilaku AI.

Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa ancaman tersebut bukan sekadar teori, terutama ketika AI sudah terhubung langsung dengan transaksi keuangan.

Baca juga: Grok AI Punya Skill Baru, Bikin Video Lebih Tajam dan Bercerita

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #diduga #orang #indonesia #bobol #grok #pakai #kode #morse #kripto #miliar #melayang

KOMENTAR