Broadcom, Google dan Anthropic Kerja Saja Bikin Chip AI
- Perusahaan semikonduktor Broadcom sepakat bekerja sama dengan Google untuk memproduksi chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Kesiapan Broadcom untuk kerja sama jangka panjang ini diumumkan perusahaan pada Senin (6/4/2026). Kerja sama ini akan berjalan hingga tahun 2031.
Dalam kesepakatan itu, Broadcom berperan mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU) yakni chip khusus yang dirancang Google untuk mempercepat pemrosesan AI.
Selain itu, Broadcom juga harus menjamin pasokan komponen jaringan dan perangkat pendukung lainnya yang akan dipakai dalam rak server AI terbaru Google.
Baca juga: Langkah Gila OpenAI, Ajak Broadcom Produksi Chip AI 10 Gigawatt
Secara terpisah, Broadcom dan Google juga berkerja sama dengan perusahaan AI Anthropic. Dalam kerja sama ini, Anthropic akan mengakses sekitar 3,5 gigawatt kapasitas komputasi AI berbasis TPU generasi baru lewat Broadcom, mulai tahun 2027.
Penggunaannya akan bergantung pada keberhasilan bisnis Anthropic. Broadcom, Google, maupun Anthropic juga tengah menjajaki kerja sama dengan mitra operasional dan pendanaan guna merealisasikan proyek ini.
"Kemitraan inovatif dengan Google dan Broadcom ini merupakan kelanjutan dari pendekatan disiplin kami dalam meningkatkan infrastruktur," kata Kepala Keuangan Anthropic, Krishna Rao.
"Kami membangun kapasitas yang diperlukan untuk melayani pertumbuhan eksponensial yang telah kami lihat di basis pelanggan kami, sekaligus memungkinkan Claude mendefinisikan batas pengembangan AI," lanjut Rao dalam posting di blog resmi Anthropic.
Bisnis Anthropic sendiri saat ini terpantau tumbuh positif, dengan pendapatan tahunan yang meningkat hingga lebih dari 30 miliar dollar AS (sekitar Rp 512 triliun).
Jumlah tersebut naik pesat dibanding akhir tahun 2025 sebesar 9 miliar dollar AS (sekitar Rp 153 triliun).
Baca juga: Warga AS Ramai Serukan “Cancel ChatGPT, Claude Salip Jadi Nomor 1
Berkat pengumuman kerja sama ini, saham Broadcom naik 3 persen dalam perdagangan saham yang ditutup pada Senin (6/4/2026) waktu AS.
Menurut analis di Mizuho Research & Technologies, Broadcom juga diperkirakan akan memperoleh pendapatan AI sebesar 21 miliar dollar AS (sekitar Rp 358 triliun) dari Anthropic pada tahun 2026, serta 42 miliar dollar AS (sekitar Rp 717 triliun) pada tahun 2027.
Selain dengan Anthropic, Broadcom juga bekerja sama dengan perusahaan AI lain, yakni OpenAI, untuk mengembangkan chip AI.
Sebelum dengan Broadcom, Anthropic dan OpenAI sangat bergantung pada graphics processing unit (GPU) Nvidia untuk menjalankan AI generatif, dihimpun KompasTekno dari CNBC.