Samsung Galaxy S26 Ultra Punya Layar Anti-Spy, Gak Perlu Lagi Beli Screen Guard
Samsung Galaxy S26 Ultra resmi meluncur di Galaxy Unpacked yang digelar di Palace of Fine Arts, San Francisco, Amerika Serikat pada Rabu (25/2/2026)(Kompas.com/Lely Maulida)
12:39
26 Februari 2026

Samsung Galaxy S26 Ultra Punya Layar Anti-Spy, Gak Perlu Lagi Beli Screen Guard

- Samsung Galaxy S26 Ultra bikin pengguna tidak perlu repot-repot lagi beli kaca pelindung alias Screen Guard/Tempered Glass jenis anti spy dengan lapisan kaca gelap agar tidak mudah diintip.

Sebab, ponsel flagship terbaru Samsung ini sudah dibekali layar dengan fitur anti spy bawaan, yang dijuluki Privacy Display. Dengan kehadiran fitur ini, Samsung S26 Ultra jadi HP pertama di dunia yang punya layar anti-intip bawaan.

Baca juga: Link PO Samsung Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra buat HP Baru Lebaran

Layar Anti-Spy Samsung Galaxy S26 Ultra

Secara umum, fungsi Privacy Display Samsung Galaxy S26 Ultra mirip seperti pelindung layar anti spy yang biasa dijual terpisah. Fitur itu dapat dapat mencegah orang lain di samping pengguna mengintip layar.

Dengan Privacy Display, tampilan layar Samsung S26 Ultra bakal tetap jernih ketika dilihat dari depan, tetapi konten di dalamnya akan tersamarkan saat dipandang dari sisi kanan, kiri, bahkan atas dan bawah.

Perbandingan layar Samsung Galaxy S26 Ultra yang bisa dilihat (kiri) dan tidak bisa dilihat dari samping (kanan) berkat fitur Privacy DisplayKompas.com/Lely Maulida Perbandingan layar Samsung Galaxy S26 Ultra yang bisa dilihat (kiri) dan tidak bisa dilihat dari samping (kanan) berkat fitur Privacy Display

Secara teknis, Privacy Display bekerja dengan mempersempit arah pancaran cahaya yang keluar dari layar agar hanya menghadap langsung ke pengguna.

Samsung menjelaskan bahwa teknologi ini memanfaatkan struktur "Black Matrix" untuk mempersempit jalur emisi tiap piksel, sehingga cahaya yang dipancarkan menjadi lebih terfokus dan tidak menyebar ke sudut samping.

Dengan pendekatan tersebut, konten di layar tetap terlihat jelas dari depan, namun akan tampak gelap atau tersamarkan ketika dilihat dari kanan, kiri, atas, maupun bawah.

Karena terintegrasi langsung ke panel layar, fitur ini tidak memerlukan aksesori tambahan seperti tempered glass atau lapisan filter privasi terpisah. Fitur Privacy Display bisa diakses dengan mudah via tampilan Control Center.

Lebih lanjut, pengguna bisa mengatur tingkat perlindungan Privacy Display ini melalui menu pengaturan, termasuk mengaktifkannya secara selektif saat memasukkan PIN, pola, atau kata sandi, serta ketika notifikasi pop-up muncul.

Fitur Privacy Display ini akan sangat berguna ketika pengguna berada di ruang publik, seperti transportasi umum, kafe, bandara, atau lift yang padat. Dalam kondisi ini, Privacy Display akan membuat orang asing di sekitar kita tak bisa mengintip isi layar.

Fitur Privacy Display ditunjang oleh dua struktur piksel layar, yakni narrow dan wide pixel.
Ketika fitur Privacy Display aktif, layar ponsel hanya menjalankan narrow pixel saja, sementara wide pixel-nya dimatikan.

Baca juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Resmi, Punya Layar Anti-intip dan Kamera Lebih Terang

Sementara saat fitur Privacy Display mati, layar Samsung S26 Ultra menjalankan dua struktur piksel sekaligus sehingga tampilannya bisa dilihat dari berbagai sisi.

Selain memblokir layar secara menyeluruh dari pandangan orang lain, fitur ini juga bisa memberikan tirai privasi ke tampilan notifikasi saja. Dengan begitu, orang lain tidak akan melihat atau membaca notifikasi yang muncul di tengah penggunaan ponsel.

Salah satu fitur baru yang dibawa Galaxy S26 Ultra adalah Privacy Display alias anti-intip. Fitur ini terpasang secara built-in dan bisa diaktifkan/dinon-aktifkan sesuai kebutuhan.KOMPAS.com/Lely Maulida Salah satu fitur baru yang dibawa Galaxy S26 Ultra adalah Privacy Display alias anti-intip. Fitur ini terpasang secara built-in dan bisa diaktifkan/dinon-aktifkan sesuai kebutuhan.

Samsung juga memungkinkan pengguna untuk mengatur aplikasi mana saja yang ingin tampilannya "disembunyikan" dari orang lain. Misalnya hanya aplikasi tertentu seperti aplikasi pesan instan, media sosial atau aplikasi lainnya.

Bahkan, Privacy Display juga bisa dipasang ke aplikasi streaming seperti Netflix, sehingga orang lain tidak bisa dengan mudah mengintip konten yang kita tonton.

Fitur Privacy Display tersedia dalam menu Pengaturan (Settings) layar. Fitur ini juga bisa dijangkau dari Quick Panel, berdampingan dengan media output hingga pengaturan tingkat kecerahan ponsel.

Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra

Selain Privacy Display, Samsung Galaxy S26 Ultra juga mengusung beberapa spesifikasi unggulan lainnya. Misalnya, di sektor dapur pacu, ponsel ini menggunakan chipset tertinggi dari Qualcomm saat ini, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.

Kemudian, di sektor fotografi, terdapat peningkatan pada kamera utama 200 MP dengan bukaan lensa yang lebih besar dibanding pendahulunya sehingga hasil foto Samsung Galaxy S26 Ultra bisa lebih terang.

Untuk sektor daya, terdapat peningkatan dukungan pengisian daya cepat 60 watt, yang sebelumnya hanya 45 watt. Harga Samsung S26 Ultra di Indonesia dipatok mulai Rp 24 jutaan. Detail spesifikasi dan harga Samsung S26 Ultra bisa dibaca lebih lanjut di artikel ini.

Baca juga: Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus Resmi, Pertama dengan Chip 2nm

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #samsung #galaxy #ultra #punya #layar #anti #perlu #lagi #beli #screen #guard

KOMENTAR