Dell Akui Salah Strategi, Laptop XPS Bangkit Lagi di CES 2026
Pada acara media preview di CES 2026, COO Dell Jeff Clarke mengakui bahwa perusahaan telah melakukan kesalahan ketika menghentikan merek XPS. (Engadget/ Sam Rutherford)
11:27
8 Januari 2026

Dell Akui Salah Strategi, Laptop XPS Bangkit Lagi di CES 2026

Rangkuman berita:

  • Dell resmi menghidupkan kembali lini laptop premium XPS di CES 2026, setelah sempat menghapusnya lewat strategi rebranding yang kini diakui sebagai kesalahan.
  • Dell langsung menghadirkan dua model anyar, XPS 14 dan XPS 16, dengan spesifikasi kelas atas, identitas desain XPS yang dikembalikan, serta perbaikan ergonomi seperti tombol fungsi fisik dan touchpad yang lebih jelas.
  • Meski XPS “bangkit dari kubur”, Dell menegaskan tidak semua merek lama akan kembali; Inspiron dan Latitude tetap dilebur, sementara XPS diposisikan ulang sebagai laptop premium konsumen dengan harga tinggi.

- Setelah sempat “dikubur” selama setahun, Dell akhirnya mengakui kesalahan strateginya dan resmi menghidupkan kembali lini laptop premiumnya, XPS. Keputusan ini diumumkan Dell bertepatan dengan ajang CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Chief Operating Officer Dell Jeff Clarke menyebut keputusan Dell menghapus nama XPS (representasi dari Extreme Performance Systems) tahun lalu sebagai langkah yang keliru. Ia bahkan hingga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Sangat jelas, kami perlu berubah,” kata Clarke, mengakui bahwa strategi rebranding Dell pada CES tahun lalu justru membingungkan pasar.

Sebagai pengingat, pada CES 2025 Dell membuat keputusan kontroversial dengan menghapus seluruh merek laptop legendarisnya, termasuk XPS, Inspiron, dan Latitude.

Dell menggantinya dengan skema penamaan baru bergaya Apple, seperti Dell, Dell Pro, Dell Premium, hingga Dell Pro Max. Alih-alih menyederhanakan, pendekatan ini justru menuai kritik karena membuat konsumen kesulitan membedakan posisi produk.

Kini, Dell memutar balik arah. XPS kembali diposisikan sebagai merek “premium consumer” dan langsung hadir dengan dua model baru, XPS 14 dan XPS 16 di CES 2026.

Meski XPS bangkit dari kubur, Dell menegaskan tidak semua merek lawas akan dihidupkan kembali.

Inspiron dan Latitude tetap dilebur ke dalam lini Dell dan Dell Pro. Clarke menyebut lini Dell Pro masih “diterima dengan baik” di pasar korporat, sehingga tidak akan diubah lagi seperti semula.

Spesifikasi Dell XPS 14 dan XPS 16

Bangkit dari kubur, Dell rilis laptop XPS baru, yakni XPS 14 dan XPS 16 di CES 2026.Engadget/Sam Rutherford Bangkit dari kubur, Dell rilis laptop XPS baru, yakni XPS 14 dan XPS 16 di CES 2026.

Dell tetap membekali XPS dengan spesifikasi kelas atas. XPS 14 dan XPS 16 ditenagai prosesor Intel Core Ultra X7 atau X9 terbaru, dengan opsi RAM mulai dari 16 GB hingga 64 GB, serta penyimpanan SSD 512 GB sampai 4 TB.

Untuk layar, pengguna dapat memilih panel 2.8K Tandem OLED touchscreen atau layar IPS 1920 x 1200 non-touch yang diklaim menawarkan daya tahan baterai lebih lama, hingga 27 jam untuk streaming video.

Comeback XPS tidak hanya soal nama, tetapi juga soal filosofi desain. Kini, identitas XPS ditegaskan secara visual dengan logo XPS yang kembali dicetak di bagian tutup laptop. Tidak pakai logo Dell.

Perubahan desain paling mencolok lainnya adalah kembalinya tombol fungsi fisik. Dell akhirnya menghapus deretan tombol sentuh kapasitif bercahaya yang sebelumnya banyak dikritik karena tidak ergonomis dan sulit digunakan.

Keputusan ini mengingatkan pada langkah Apple yang lebih dulu menghapus Touch Bar di MacBook Pro.

Selain itu, Dell juga memperbaiki desain touchpad. Kini terdapat indikator visual berupa garis halus yang menandai area touchpad, sehingga pengguna tidak perlu lagi menebak-nebak batas sentuhannya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari CNN dan Engadget, Kamis (8/1/2026).

Dell akhirnya menghapus deretan tombol sentuh kapasitif bercahaya (touch bar) yang sebelumnya banyak dikritik karena tidak ergonomis dan sulit digunakan.CNN Underscored/ Mike Andronico Dell akhirnya menghapus deretan tombol sentuh kapasitif bercahaya (touch bar) yang sebelumnya banyak dikritik karena tidak ergonomis dan sulit digunakan.

Harga laptop Dell XPS 14 dan XPS 16

Di AS, harga XPS 14 dipatok mulai 2.050 dollar AS (sekitar Rp 34,4 juta). Sementara harga XPS 16 mulai dari 2.200 dollar AS (sekitar Rp 36,9 juta).

Angka ini tergolong tinggi, bahkan untuk segmen premium. Sebagai perbandingan, MacBook Pro 14 inci terbaru dibanderol mulai 1.599 dollar AS (setara Rp 26,8 juta). Sementara MacBook Air bahkan mulai dari 999 dollar AS atau kira-kira Rp 16,7 juta.

Tag:  #dell #akui #salah #strategi #laptop #bangkit #lagi #2026

KOMENTAR