Starlink Gratiskan Akses Internet untuk Korban Banjir Sumatera
Ilustrasi Starlink.(Starlink)
07:42
29 November 2025

Starlink Gratiskan Akses Internet untuk Korban Banjir Sumatera

- Layanan internet via satelit milik Elon Musk, Starlink, memberikan akses internet gratis bagi masyarakat yang terdampak banjir parah di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera.

Kebijakan ini diumumkan melalui akun resmi Starlink di X (Twitter), sebagai bentuk dukungan pemulihan konektivitas di daerah bencana.

Dalam pernyataannya, Starlink menyebut layanan gratis diberikan kepada pelanggan baru maupun lama hingga akhir Desember 2025.

Perusahaan milik Elon Musk itu juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat relokasi terminal serta memulihkan akses internet di wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

"Bagi mereka yang terdampak banjir parah di Indonesia, Starlink menyediakan layanan gratis bagi pelanggan baru dan lama hingga akhir Desember 2025," tulis Starlink dalam pengumuman resminya.

Starlink menegaskan bahwa pelanggan aktif tidak perlu melakukan tindakan apa pun, karena layanan gratis ini akan diberikan secara otomatis ke akun masing-masing.

Akses internet gratis ini bukan hanya ditujukan bagi pelanggan aktif. Pelanggan Starlink yang layanannya sedang ditangguhkan atau dijeda juga mendapatkan internet gratis sehingga mereka bisa mengaktifkan kembali koneksi selama periode bantuan berlaku.

Untuk pelanggan baru di wilayah terdampak, Starlink membuka akses layanan tanpa biaya.

Pengguna cukup membeli dan mengaktifkan perangkat, kemudian membuat tiket dukungan dengan mencantumkan "Dukungan Banjir Indonesia" agar layanan gratis ini bisa didapatkan. 

Komdigi buat Satgas

Dari sisi pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) juga memastikan telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk menangani gangguan telekomunikasi di area bencana.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemenkomdigi Wayan Toni Suprianto mengatakan, pihaknya tengah mengidentifikasi Base Transceiver Station (BTS) yang tidak berfungsi serta kabel serat optik yang putus akibat banjir dan longsor.

Koordinasi dengan operator dan pemangku kepentingan juga dilakukan untuk mempercepat pemulihan jaringan.

"Sudah ada Satgas di Komdigi, Kami fokus di identifikasi terhadap BTS yang down dan kabel fiber optic yang putus dampak banjir dan longsor, termasuk koordinasi dengan operator dan stakeholder terkait recovery jaringan," kata Wayan saat dikonfirmasi KompasTekno, Sabtu (29/11/2025).

Sedangkan untuk pembangunan jaringan darurat dan solusinya, Kemenkomdigi sudah menugaskan pihak Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga merilis perkembangan terbaru penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi di Sumatera.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan total sementara 174 jiwa meninggal dunia, 79 orang hilang, dan 12 luka-luka di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Sumatera Utara menjadi provinsi dengan korban terbanyak, dengan 116 warga meninggal dunia dan 42 orang hilang. Korban tersebar di sejumlah wilayah seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Humbang Hasundutan, Padang Sidempuan, dan Pakpak Barat.

Tag:  #starlink #gratiskan #akses #internet #untuk #korban #banjir #sumatera

KOMENTAR