Jika Jadi Presiden Real Madrid, Riquelme Tolak Kembalinya Jose Mourinho
Bursa pemilihan presiden Real Madrid kini semakin memanas setelah salah satu kandidatnya, Enrique Riquelme, mengisyaratkan rencana yang bertolak belakang dengan kebijakan petahana, Florentino Perez.
Langkah berani ini langsung memicu spekulasi besar, terutama mengenai potensi pembatalan kepulangan Jose Mourinho ke Bernabeu yang sebelumnya dinilai banyak pihak tinggal menunggu waktu.
Sikap tegas yang ditunjukkan Enrique Riquelme ini muncul di tengah kepastian bahwa Alvaro Arbeloa bakal menanggalkan statusnya sebagai pelatih utama di akhir musim ini.
Jika Perez memenangi pemungutan suara, Mourinho yang dikabarkan telah menyepakati draf kontrak dua tahun diprediksi kuat akan langsung mengambil alih kursi kepelatihan.
Namun, jika sang penantang yang keluar sebagai pemenang, arah masa depan Los Blancos dipastikan bakal berubah total.
Baca juga: Setia Bersama Real Madrid, Vinicius Junior: Saya Ingin Tinggal di Sini Seumur Hidup
Rencana Proyek Jangka Panjang
Taipan bisnis energi hijau berusia 37 tahun tersebut menolak berkomentar terlalu jauh saat diwawancarai oleh The Athletic terkait rumor kembalinya Mourinho.
Kendati demikian, saat disodorkan pertanyaan apakah sosok pelatih yang dibidiknya pernah menukangi klub ibu kota Spanyol itu di masa lalu, ia menjawab singkat: "Tidak."
Ia menegaskan visinya untuk merombak struktur tim agar tidak lagi mengandalkan rencana instan yang bersifat jangka pendek.
“Real Madrid tidak bisa terus beroperasi dengan pemikiran jangka pendek," kata Riquelme dikutip dari SI.
"Ini adalah momen untuk perubahan siklus yang sesungguhnya. Tentu saja, semua yang telah dicapai sejauh ini layak mendapat pengakuan."
"Namun, proposal kami adalah tentang membangun proyek untuk jangka pendek, menengah, dan panjang di bawah model profesionalisasi dan modernisasi yang berbeda.”
Baca juga: Vinicius Jr Betah di Real Madrid, Tak Terpikirkan Ganti Klub
Sebagai alternatif, nama Jurgen Klopp yang saat ini menjabat sebagai kepala sepak bola Red Bull kerap dikaitkan dengan raksasa Liga Spanyol tersebut.
Florentino Pérez menghadiri agenda klub di tengah memanasnya persaingan pemilihan presiden Real Madrid dengan munculnya kandidat Enrique Riquelme. (Photo by Ozan KOSE / AFP)
Ketika ditanya mengenai peluang mendaratkan mantan juru taktik Liverpool itu, ia memberikan respons diplomatis.
“Kami sedang mencari profil di antara pelatih-pelatih terbaik di dunia sepak bola—orang-orang dengan tingkat pengalaman dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk mengelola klub seperti Real Madrid," lanjutnya.
"Tentu saja, saya ingin sekali memiliki profil sekaliber itu, dan yang lainnya seperti mereka, untuk melatih klub ini.”
“Saya tidak bisa mengatakan apakah Klopp adalah pilihan atau bukan pada tahap ini."
"Para profesional olahraga yang saat ini bekerja dalam proyek tersebut sedang menangani diskusi tersebut, dan saya tidak dapat berbagi lebih dari itu saat ini."
"Kita akan lihat dalam beberapa hari mendatang,” tegas lawan Florentino Perez dalam pemilihan Presiden Real Madrid itu.
Baca juga: Rencana Mourinho Latih Real Madrid Terancam Gagal Jika Florentino Perez Kalah Pemilu
Kesepakatan Rahasia dan Kembalinya Identitas Spanyol
Dalam sebuah sesi interviu terpisah dengan stasiun radio COPE, pengusaha muda tersebut membuat klaim mengejutkan bahwa dirinya sebenarnya telah mengunci nama arsitek tim yang baru, yang saat ini masih terikat kontrak dengan klub lain.
"Kami menyelesaikan kesepakatan kepelatihan sebelum mengumumkan pencalonan saya,"
Langkah modernisasi dan profesionalisasi hierarki olahraga ini disebut-sebut meniru struktur manajemen olahraga yang terencana dengan baik di Eropa, seperti halnya tata kelola modern yang diterapkan di Arsenal.
Selain urusan juru taktik, ia juga menyoroti hilangnya perwakilan Los Merengues di skuad tim nasional Spanyol untuk ajang Piala Dunia mendatang, sebuah rekor buruk yang baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah klub.
Fenomena ini memicu keprihatinan mendalam baginya sebagai seorang pendukung setia.
“Jika saya menjadi presiden, akan ada pemain Real Madrid yang pernah bermain di Piala Dunia untuk Spanyol,”
“Tidak ada pemain Real Madrid yang akan bermain di Piala Dunia untuk Spanyol, dan saya, sebagai seorang Madridista, sangat kecewa."
"Ini menyakitkan saya. Siapa yang akan didukung oleh anak-anak Madridista, atau para Madridista sendiri, atau anggota klub?"
Baca juga: Terus Digoda Pulang ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
"Jersey apa yang akan mereka kenakan di Piala Dunia? Jersey Lamine Yamal. Maksud saya, saya sangat berharap kita bisa menyelesaikan masalah ini jika saya menjadi presiden.”
Guna merealisasikan janji tersebut, ia mengaku telah bergerak cepat di pasar pemain demi memperkuat tim.
Berbicara kepada The Athletic, ia menyatakan bahwa “dua pemain sudah dikontrak, dan beberapa pemain lainnya sedang diupayakan.”
Tag: #jika #jadi #presiden #real #madrid #riquelme #tolak #kembalinya #jose #mourinho