Respons Go Ahead Eagles soal Polemik Status Kewarganegaraan Dean James
- Pihak Go Ahead Eagles buka suara soal polemik paspor sang bek asal Indonesia, Dean James. NAC Breda mendesak KNVB melakukan investigasi.
Direktur Umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, meyakini bahwa Dean James sah untuk dimainkan dalam laga melawan NAC Breda akhir pekan lalu.
Menurutnya, Dean James juga akan tetap masuk rombongan tim yang bersiap melawan FC Utrecht pada Minggu (22/3/2026) dalam lanjutan Eredivisie 2025-2026.
“Kasus ini sedang ditangani KNVB. Pemain tersebut menandatangani kontrak kerja pada 2023 dengan melampirkan paspor Belanda yang masih berlaku. Untuk selanjutnya, kami menunggu respons dari KNVB,” tutur Jan Willem van Dop dilansir dari ESPN.nl.
Baca juga: Status WNI Dean James Picu Kontroversi, NAC Breda Minta KNVB Selidiki
Menurut laporan dari media Belanda, Voetbal Zone, Pihak Go Ahead Eagles merasa Dean James masih memegang paspor Belanda yang valid ketika dikontrak pada 2023 dan melakukan perpanjangan masa kerja pada 2025.
Status kewarganegaraan Dean James memicu polemik dalam laga Go Ahead Eagles vs NAC Breda yang berujung 6-0 pada hari Minggu (15/3/2026) pekan lalu.
Kala itu, Dean James yang kini berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia, turun bermain selama 75 menit sebelum digantikan oleh Eus Waayers.
Pemain timnas Indonesia Dean James saat laga FIFA Matchday melawan Lebanon yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Senin (8/9/2025) malam.
Protes dari NAC Breda
Kubu Nac Breda merasa Dean James tak semestinya diperbolehkan turun. Sebagai Warga Negara Indonesia, Dean James disebut NAC tak seharusnya diperbolehkan bekerja.
Adapun Dean James mengambil sumpah WNI pada 10 Maret 2025 di Roma, Italia, bersama Emil Audero. Ia kemudian tampil pertama kali untuk Timnas Indonesia pada 20 Maret, dalam duel Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia.
Baca juga: Rating Dean James Usai Bawa Go Ahead Eagles Menang 6-0 atas NAC Breda
Voetbalzone lalu menjelaskan aturan di Belanda sebenarnya sangat tegas. Seseorang yang secara sukarela mengambil kewarganegaraan lain akan otomatis kehilangan status kewarganegaraan Belanda, kecuali dalam kondisi tertentu.
Untuk mengusut kasus ini, NAC Breda telah meminta pendapat dari tiga pengacara dan menduga James tidak memenuhi syarat untuk bermain.
Jika Dean James benar dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa, dampaknya cukup besar. Ia bisa saja tidak memiliki izin kerja yang sah dan Go Ahead berpotensi tidak memenuhi ketentuan gaji minimum.
Sebab, mulai musim 2025-2026, pemain dari luar Uni Eropa wajib menerima gaji minimal 608.000 euro per tahun (setara rata-rata gaji pemain liga). Sementara gaji James berada di bawah angka tersebut.
Pernyataan KNVB
NAC pun secara resmi mengajukan permohonan kepada KNVB untuk melakukan investigasi. Jika protes NAC dikabulkan, duel itu berpotensi digelar ulang.
Pihak KNVB mengaku telah menerima keberatan dari NAC Breda dan akan mengkaji polemik ini.
“Dewan kompetisi sepak bola profesional telah menerima permohonan dari NAC Breda untuk menyatakan pertandingan melawan Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026 tidak sah dan kemungkinan diulang, menyusul adanya pertanyaan terkait kelayakan bermain seorang pemain Go Ahead Eagles."
"Masalah ini tentu akan dikaji secara cermat. Ini merupakan kasus yang kompleks dengan berbagai aspek, sehingga membutuhkan waktu,” demikian pernyataan KNVB dilansir dari ESPN.nl.
Tag: #respons #ahead #eagles #soal #polemik #status #kewarganegaraan #dean #james