Cara Mengatasi Jerawat Leher di Usia 40+, Simak Tips Dokter
Ilustrasi(FREEPIK)
11:05
22 April 2026

Cara Mengatasi Jerawat Leher di Usia 40+, Simak Tips Dokter

– Walau jerawat identik dengan kulit remaja, nyatanya masalah kulit ini juga bisa dialami di usia dewasa. Di usia 40an, terkadang jerawat masih muncul, termasuk di bagian leher. Jerawat ini terasa lebih besar serta nyeri dibanding jerawat biasa. 

Menurut dokter kulit, jerawat di area leher pada usia dewasa umumnya dipicu oleh perubahan hormon, produksi minyak berlebih, hingga kebiasaan perawatan kulit yang kurang tepat. 

Kabar baiknya, kondisi ini masih bisa diatasi dengan langkah perawatan yang sesuai. Ini beberapa cara menyembuhkan jerawat leher di usia 40+. 

Baca juga: Mengapa Jerawat Semakin Meradang ketika Stres? Ini Kata Dokter

Cara mengatasi jerawat leher di usia 40+

Membersihkan leher dengan benar 

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah kebiasaan membersihkan area leher. Banyak orang hanya fokus mencuci wajah, padahal leher juga rentan terhadap penumpukan kotoran.

Dermatolog Shereene Idriss menjelaskan, sisa sunscreen, makeup, dan keringat bisa menjadi pemicu utama jerawat.

“Banyak orang sering lupa membersihkan kulit leher, padahal kamu harus menghilangkan seluruh penumpukan sunscreen, makeup, dan keringat yang bisa memicu jerawat,” ujarnya, seperti dilansir Real Simple, Rabu (22/4/2026).

Membersihkan leher secara menyeluruh, terutama setelah beraktivitas atau berkeringat, membantu mencegah pori-pori tersumbat yang menjadi awal munculnya jerawat.

Baca juga: 6 Tips Membersihkan Kuas Makeup dengan Benar dan Efektif

Gunakan pembersih khusus jerawat

Selain menjaga kebersihan, pemilihan produk pembersih juga penting. Menggunakan sabun biasa terkadang tidak cukup untuk mengatasi jerawat yang sudah meradang.

Idriss merekomendasikan penggunaan pembersih yang mengandung benzoyl peroxide untuk membantu membunuh bakteri penyebab jerawat.

“Gunakan pembersih wajah dengan benzoyl peroxide di kamar mandi satu atau dua kali seminggu untuk membantu membunuh bakteri pemicu jerawat,” jelasnya.

Bagi kulit yang cenderung berminyak, pembersih berbahan sulfur juga bisa membantu mengontrol produksi sebum. 

Dengan minyak yang lebih terkontrol, risiko munculnya jerawat di leher pun berkurang.

Baca juga: Panduan Jenis Vitamin yang Tepat Sesuai Masalah Kulit Wajah

Perawatan topikal membantu mempercepat penyembuhan jerawat

Penggunaan krim atau lotion khusus menjadi langkah penting dalam mempercepat penyembuhan jerawat leher. 

“Carilah krim dengan alpha hydroxy acid seperti glycolic. Pilih juga lotion antibakteri yang bisa diresepkan oleh dokter kulit,” saran ahli dermatologi Kavita Mariwalla.

Bahan seperti AHA membantu mengangkat sel kulit mati, sehingga pori-pori tidak tersumbat. Sementara itu, produk antibakteri bekerja langsung melawan bakteri penyebab jerawat.

Idriss juga menambahkan pentingnya eksfoliasi kimia secara rutin, namun tidak berlebihan.

“Kamu tetap perlu melakukan eksfoliasi dengan bahan kimia setidaknya beberapa kali dalam seminggu,” katanya.

Selain itu, bahan seperti azelaic acid juga direkomendasikan untuk mengatasi jerawat hormonal.

Baca juga: Membedakan Jerawat di Bibir dengan Herpes

Perhatikan kondisi hormonal dan konsultasikan ke dokter

Jerawat di usia 40+ sering kali berkaitan dengan perubahan hormon, termasuk kondisi seperti perimenopause atau gangguan hormonal lainnya.

Idriss menyarankan untuk tidak mengabaikan faktor internal ini, terutama jika jerawat muncul terus-menerus.

“Penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai kemungkinan pemeriksaan PCOS, yang bisa bertahan hingga usia 40-an dan muncul di area wajah bawah serta leher,” ujarnya.

Dengan mengetahui penyebab yang lebih dalam, penanganan jerawat bisa menjadi lebih efektif dan tidak hanya mengatasi gejala di permukaan.

Baca juga: Ketahui Penyebab Jerawat Batu, dari Perubahan Hormon hingga Keringat

Tag:  #cara #mengatasi #jerawat #leher #usia #simak #tips #dokter

KOMENTAR