Mengapa Muncul Rambut Beruban di Usia Muda?
– Munculnya rambut beruban sering dikaitkan dengan proses penuaan. Namun, tidak sedikit orang yang sudah mulai menemukan uban di usia 20-an bahkan lebih muda.
Apakah kondisi ini normal atau justru menjadi tanda masalah kesehatan tertentu? Para ahli menyebutkan bahwa uban di usia muda bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari genetik hingga gaya hidup.
Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab rambut beruban di usia muda, seperti dilansir Byrdie, Rabu (29/4/2026).
Baca juga: Mengapa Anak Muda Sudah Beruban? Belajar dari Nadya Hutagalung yang Bangga Punya Uban
Proses biologis rambut berubah warna seiring waktu
Dokter kulit Marisa Garshick menjelaskan, warna rambut berasal dari pigmen melanin yang diproduksi oleh sel bernama melanosit di folikel rambut.
“Seiring bertambahnya usia, sel melanin ini perlahan melambat dan akhirnya berhenti memproduksi pigmen. Ketika itu terjadi, rambut tumbuh tanpa warna dan tampak abu-abu atau putih,” jelasnya, seperti disadur Byrdie, Selasa (28/4/2026).
Pada kasus uban di usia muda, proses ini terjadi lebih cepat dari biasanya. Produksi melanin sudah berkurang meski usia masih tergolong muda.
Faktor genetik jadi penyebab utama uban dini
Salah satu penyebab paling umum munculnya uban di usia muda adalah faktor keturunan. Jika orangtua atau anggota keluarga memiliki riwayat uban dini, kemungkinan besar kondisi tersebut juga akan dialami generasi berikutnya. Ahli trichology Jay Small menyebutkan adanya peran gen tertentu dalam proses ini.
Baca juga: 5 Cara Mencegah Uban Tumbuh Dini, Kelola Stres
“Peneliti telah mengidentifikasi gen bernama IRF4 yang berkaitan dengan proses rambut beruban. Gen ini mengatur produksi enzim yang memengaruhi jumlah melanin pada rambut,” ujarnya.
Meski begitu, genetik hanya menyumbang sebagian dari penyebab uban. Faktor lain juga memiliki pengaruh besar terhadap kondisi ini.
Ilustrasi uban di usia muda. Rambut beruban tidak hanya dipicu usia, karena ilmuwan menemukan prosesnya lebih kompleks dan dalam kondisi tertentu bahkan bisa berbalik.
Stres dan gaya hidup mempercepat munculnya uban
Selain genetik, faktor yang dapat dikontrol seperti stres dan gaya hidup juga berperan besar.
Menurut Small, sekitar 70 persen penyebab uban berkaitan dengan faktor eksternal dan kebiasaan sehari-hari.
“Sebagian besar penyebab uban dipengaruhi oleh pola makan, tingkat stres, paparan lingkungan seperti sinar UV dan polusi, serta proses penuaan alami,” jelasnya.
Baca juga: Ketahui, Efek Terlalu Sering Mencabut Uban
Stres berkepanjangan, misalnya, dapat memengaruhi fungsi sel dalam tubuh, termasuk melanosit yang bertanggung jawab terhadap warna rambut.
Tak cuma itu, pola makan yang kurang nutrisi juga bisa mempercepat proses munculnya uban. Kekurangan vitamin dan mineral tertentu dapat mengganggul kesehatan folikel rambut.
Uban dini bisa masih termasuk normal
Banyak orang menganggap munculnya uban di usia 20-an sebagai kondisi yang tidak normal. Meski begitu, para ahli menyebutkan bahwa hal ini masih bisa tergolong wajar, tergantung faktor tertentu. Garshick menjelaskan bahwa definisi uban dini bisa berbeda-beda tergantung etnis.
“Uban dini biasanya didefinisikan sebagai munculnya uban sebelum usia 20–30 tahun, tergantung pada etnis seseorang,” ujarnya.
Baca juga: Mencegah Uban di Usia Muda: Tips Menjaga Rambut Tetap Hitam Lebih Lama
Sementara itu, ahli rambut Ebony Bomani menambahkan, batas usia tersebut bisa lebih spesifik.
“Secara umum, uban dianggap dini jika muncul sebelum usia 20 tahun pada orang kulit putih, sebelum 25 tahun pada orang Asia, dan sebelum 30 tahun pada orang kulit hitam,” jelasnya.
Meski demikian, kemunculan beberapa helai uban di akhir usia 20-an atau awal 30-an masih bisa dianggap normal, terutama jika ada faktor genetik.
Jika uban muncul secara tiba-tiba atau dalam jumlah banyak, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter guna memastikan tidak ada kondisi kesehatan tertentu yang mendasarinya.
Baca juga: Benarkah Stres Berkaitan dengan Munculnya Uban? Ini Faktanya